Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai
ISLAMABAD, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan naskah akhir pakta perdamain untuk mengakhiri perang. Ini merupakan kemajuan yang mengejutkan di tengah memanasnya kembali konflik kedua negara sejak awal pekan ini.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dalam posting-an di media sosial X, mengatakan saat ini pemerintahannya bekerja sama erat dengan AS dan Iran untuk menyelesaikan langkah selanjutnya.
"(Perdamaian antara AS dan Iran) Belum pernah sedekat seperti sekarang ini," kata Sharif, dalam posting-an, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Sharif juga memperingatkan kampanye disinformasi tanpa henti yang dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin menyabotase kesepakatan perdamaian AS-Iran. Tuduhan itu tampaknya dialamatkan kepada Israel. Padahal Pakistan tengah berupaya melakukan mediasi intensif.
Pakistan merupakan mediator pembicaraan tingkat tertinggi antara AS dan Iran pada April lalu yang membuahkan kesepakatan gencatan senjata.
Pernyataan Sharif tersebut disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan serangan udara pada Kamis. Dia mengatakan alasan pembatalan serangan karena kesepakatan hampir rampung.
Wakil Presiden AS JD Vance kemungkinan akan terbang ke Eropa untuk menandatangani kesepakatan damai dengan Iran.








