Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 11.744 Sekolah Rampung pada Juli-Agustus 2026
JAKARTA, iNews.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melaporkan perkembangan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di seluruh daerah Indonesia. Hingga tahun 2025, program revitalisasi telah terealisasi 100 persen dengan menjangkau sebanyak 16.167 satuan pendidikan dengan total anggaran lebih dari Rp16,9 triliun.
Mu'ti mengatakan, pelaksanaan revitalisasi tahun 2026 telah berjalan hampir 70 persen dari alokasi awal, atau sebanyak 11.744 sekolah.
"Sebanyak 11.744 satuan pendidikan telah memasuki tahap pengerjaan dan sebagian sekolah tersebut ditargetkan selesai pada Juli hingga Agustus 2026," ucap Mu'ti dalam keterangannya dikutip, Minggu (14/6/2026).
Dia menambahkan, bangunan baru hasil revitalisasi dapat digunakan para warga sekolah di momen awal tahun ajaran baru 2026/2027.
Muti menyebut, melalui skema swakelola, program revitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
"Skema swakelola diperkirakan mampu menyerap sekitar 1,1 juta tenaga kerja dengan rentang waktu pekerjaan antara tiga hingga delapan bulan,” kata dia.
Selain meningkatkan mutu pendidikan melalui revitalisasi, Mu’ti mengatakan, pada tahun 2025 Kemendikdasmen juga telah mendistribusikan 288.865 Interactive Flat Panel (IFP) ke satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
"Perangkat tersebut kini telah dimanfaatkan dalam proses pembelajaran dan hasil kajian menunjukkan kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta motivasi belajar murid," ucapnya.










