Arema FC Pertahankan 7 Pilar Lokal, Fondasi Singo Edan Tetap Dijaga

Arema FC Pertahankan 7 Pilar Lokal, Fondasi Singo Edan Tetap Dijaga

Olahraga | inews | Selasa, 23 Juni 2026 - 23:33
share

MALANG, iNews.id – Arema FC memastikan mempertahankan tujuh pemain kunci lokal sebagai bagian dari strategi membangun fondasi tim untuk menghadapi Super League 2026-2027.

Langkah ini menunjukkan klub berjuluk Singo Edan itu tidak hanya fokus pada perekrutan pemain baru, tetapi juga menjaga stabilitas skuad yang sudah terbentuk pada musim sebelumnya. Manajemen menilai keseimbangan antara pemain lama dan tambahan baru menjadi kunci penting untuk menjaga performa tim.

Ketujuh pemain yang dipastikan bertahan adalah Johan Ahmat Farizi, Dendi Santoso, Jayus Hariono, Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, Dimas Aryaguna, dan Achmad Maulana Syarif.


Pemain Senior Jadi Panutan

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan keputusan mempertahankan pemain-pemain tersebut didasarkan pada kontribusi mereka yang masih sangat penting bagi tim.

“Kami ingin mempertahankan kerangka tim yang sudah ada. Mereka memiliki peran masing-masing dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC musim lalu. Selain kualitas di lapangan, mereka juga memahami kultur klub dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” ujar Yusrinal Fitriandi, dikutip dari situs resmi I.League.

Tiga nama utama seperti Johan Ahmat Farizi, Dendi Santoso, dan Jayus Hariono masih menjadi pilar penting dalam struktur tim. Ketiganya dikenal sebagai pemain yang sudah lama membela Arema FC dan memiliki kedekatan kuat dengan identitas klub.

Farizi tetap menjadi figur senior yang disegani di ruang ganti. Pengalamannya dianggap penting dalam menjaga stabilitas tim di momen-momen krusial pertandingan.

Sementara itu, Dendi Santoso yang dikenal sebagai pemain setia satu klub masih menjadi sosok penting dalam menjaga semangat tim. Sedangkan Jayus Hariono tetap berperan besar di lini tengah dengan konsistensi dan kerja kerasnya.


Pemain Muda Diberi Kepercayaan

Selain mempertahankan pemain senior, Arema FC juga memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang lebih jauh. Nama-nama seperti Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, dan Dimas Aryaguna mendapat kepercayaan untuk terus melanjutkan progres mereka.

Manajemen menilai ketiganya menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim lalu dan berpotensi menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang klub.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Arema FC dalam menyiapkan regenerasi tim agar tetap kompetitif di masa depan tanpa kehilangan identitas permainan.

Salah satu pemain yang juga dipastikan bertahan adalah Achmad Maulana Syarif. Meski sempat mengalami cedera panjang musim lalu, kualitasnya tetap mendapat kepercayaan penuh dari manajemen.

“Achmad Maulana adalah aset penting bagi klub. Kami memahami situasi yang dialaminya musim lalu karena cedera, tetapi kualitasnya sudah terbukti. Kami percaya dia bisa kembali lebih kuat dan memberikan kontribusi besar untuk tim,” ujar Yusrinal Fitriandi.

Topik Menarik