Prabowo Yakin RI Aman saat Perang-Selat Hormuz Ditutup: Kita Percaya Diri Mampu Atasi

Prabowo Yakin RI Aman saat Perang-Selat Hormuz Ditutup: Kita Percaya Diri Mampu Atasi

Terkini | inews | Rabu, 24 Juni 2026 - 15:01
share

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia percaya diri menghadapi berbagai gejolak global. Termasuk penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) yang dapat berdampak pada perdagangan dan perekonomian dunia.

“Terjadi perang di mana-mana, terjadi Selat Hormuz ditutup, kita percaya diri, kita akan mampu mengatasi saudara-saudara sekalian,” ucap Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti ancaman krisis pangan global yang diperkirakan semakin memburuk. Ia mengutip peringatan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) terkait meningkatnya jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan.

“Dan PBB sudah meramalkan tahun ini kelaparan di dunia akan masif. Dua tahun yang lalu sekitar 300 juta orang kelaparan di dunia, diperkirakan sekarang sudah meningkat jadi 500 juta, 700 juta FAO memberi warning,” kata Prabowo.

“Dan saudara-saudara, alhamdulillah kita sekarang sudah mulai ekspor, kita sekarang bantu negara-negara lain saudara-saudara sekalian,” paparnya. 

Eks Menteri Pertahanan ini mengatakan banyak pemimpin negara salah satunya Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese yang meminta bantuan agar Indonesia mau menjual pupuknya. 

“Saya ditelepon Perdana Menteri Australia, beliau terima kasih Indonesia punya surplus pupuk dan mereka minta apakah boleh kita jual ke mereka? Saya bilang jual, kirim ke mereka! Negara-negara banyak yang minta pupuk dari kita,” ungkapnya.

“Negara-negara lain banyak minta beras dari kita, jagung dari kita. Silakan! Asal harganya benar ya Menteri Pertanian. Petani jangan rugi, betul!” ujar Prabowo.

Topik Menarik