Eks Dirjen Dikti Ungkap Minat Mahasiswa Masuk PTS Mulai Berkurang, Ada Apa?
JAKARTA, iNews.id - Mantan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Prof Nizam mengungkap minat mahasiswa masuk ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menurun. Menurutnya, hal ini dikeluhkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).
Menurut Nizam, sebagian PTS di Tanah Air hanya menampung 50 persen mahasiswa dari total kapasitas yang ada.
"Jadi beberapa PTS itu mengeluhkan berkurangnya calon mahasiswa. Jadi eh ini dari data dari yang kami dengar dari APTISI, ini sekitar 30 dari PTS itu hanya mampu mengisi kurang dari 50 dari kapasitas yang ada. Jadi misalnya kapasitasnya 50 hanya bisa menerima 25 mahasiswa, yang 100 hanya menerima 50, ini karena keterbatasan calon tadi," ujar Nizam saat Rapat Panja SPMB Komisi X DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, temuan ini perlu didalami untuk dicari akar masalahnya. Namun, ia menilai ada sejumlah aspek yang menyebabkan rendahnya minat mahasiswa masuk PTS. Pertama, daya tarik dari PTS rendah dibandingkan PTN.
"Karena jumlah PTS yang berkualitas ini masih sangat terbatas kalau kita melihat dari akreditasi, kita lihat dari eh prestasi, itu memang masih sangat terbatas PTS yang berkualitas ini," ucap Nizam.
"Kemudian selain itu juga aspek biaya, biaya kuliah di PTS yang berkualitas ini eh tidak terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah," tutur dia.
Sementara itu, kata Nizam, telah terjadi peningkatan kapasitas PTN sekitar 10 persen per tahun. Hal itu berbeda dengan PTS yang cenderung stagnan.
"Porsi mahasiswa di PTN itu memang meningkat selama 10 tahun terakhir dari 34,4 di tahun 2014, secara proporsi, menjadi 47,3 di tahun 2025. Eh ini di satu sisi tentu menggembirakan karena artinya minat masyarakat semakin tinggi dan kemampuan PTN untuk menampung eh minat masyarakat tadi semakin terbuka, semakin luas," ungkapnya.
"Tapi bagi PTS ini mungkin dirasa sebagai satu ya tantangan atau masalah begitu ya," ucap Nizam.










