Driver Ojol dan Taksi Online Demo di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup
JAKARTA, iNews.id - Pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online yang tergabung dalam Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB) berdemonstrasi di kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). Jalan Medan Merdeka Selatan arah Gambir pun ditutup.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, massa aksi datang menggunakan sepeda motor dan mobil. Kendaraan para peserta aksi terutama mobil tampak diparkir memanjang di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan.
Kehadiran ratusan pengemudi roda dua dan roda empat dalam demonstrasi tersebut membuat Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup total khususnya dari arah MH Thamrin menuju Gambir. Sementara dari arah sebaliknya terpantau normal.
Lebih lanjut, massa terpantau membawa satu unit mobil komando yang digunakan sebagai pusat orasi. Sebagian besar peserta terlihat mengenakan atribut dan jaket berwarna hijau khas pengemudi transportasi daring.
Aparat kepolisian tampak berjaga dengan membuat blokade dan barisan pengamanan di depan massa aksi. Dari atas mobil komando, para peserta menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Dalam aksinya, massa mendesak Lembar Negara atas Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 segera diterbitkan. Mereka juga menuntut potongan aplikasi sebesar 8 persen diberlakukan untuk seluruh layanan transportasi daring.
"Bicaranya (potongan) 8 persen tapi lebih-lebih potongannya. Jangan ngasih pejabat aja, rakyat juga butuh makan," kata salah satu orator.
Selain itu, massa meminta pemerintah menjamin ketersediaan bahan bakar Pertalite yang dinilai semakin sulit diperoleh di lapangan.
Mereka juga mendesak hadirnya regulasi tarif untuk layanan pengantaran barang dan makanan serta penerapan skema perhitungan potongan 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk aplikator sesuai Kepmenhub Nomor 667 Tahun 2022.
Di tengah aksi, orator juga menyampaikan keinginan massa untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
"Kita di sini mau bertemu Pak Prabowo. Kalau enggak boleh masuk, apa kita jalan kaki ke Istana?" kata orator dari atas mobil komando.
Massa sempat berencana bergerak menuju Istana Negara. Namun, blokade aparat di Jalan Medan Merdeka Selatan membuat mereka tertahan.










