Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
THAILAND, iNews.id - Peristiwa memilukan terjadi di Provinsi Mukdahan, timur laut Thailand, Kamis (2/7/2026). Truk pikap yang dikemudikan bocah berusia 11 tahun menabrak rombongan biksu Buddha yang sedang berjalan kaki dalam prosesi ziarah.
Insiden tragis itu menewaskan delapan biksu dan melukai 26 lainnya. Kasus ini pun menghebohkan medua sosial, terlebih video detik-detik kecelakaan maut beredar luas dan sangat memilukan.
Lantas, seperti apa kronologi lengkap kecelakaan maut yang menewaskan 8 biksu ini? Simak beritanya hanya di artikel ini.
Kronologi Lengkap 8 Biksu Tewas akibat Tertabrak Truk Pikap yang Dikendarai Bocah 11 Tahun
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.55 waktu setempat. Saat itu, sebanyak 34 biksu berjalan berbaris satu per satu di tepi jalan sambil membawa mangkuk sedekah hasil perjalanan mereka menuju sebuah tempat ibadah.
Namun suasana khusyuk itu berubah menjadi kepanikan ketika pikap Isuzu berwarna perunggu melaju dan menghantam rombongan tersebut.
Rekaman video dari lokasi memperlihatkan pemandangan yang memilukan. Tubuh para biksu berserakan di sepanjang jalan dengan jubah oranye yang mereka kenakan, sementara mangkuk sedekah dan barang-barang bawaan mereka terpental akibat kerasnya benturan.
Delapan biksu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, 14 korban lainnya mengalami luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Sebanyak 12 biksu lainnya mengalami luka ringan dan mendapat penanganan medis di lokasi.
Polisi segera menutup area kecelakaan dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Bocah 11 tahun yang mengemudikan truk langsung diamankan polisi. Aparat juga berupaya mencari anggota keluarganya untuk dimintai keterangan.
Berdasarkan penyelidikan awal yang dikutip media lokal, truk tersebut diduga diambil bocah itu dari rumah keluarganya tanpa izin.
Tak lama kemudian, polisi berhasil menemukan nenek sang bocah. Dia menjelaskan bahwa cucunya memiliki kebutuhan khusus dan diam-diam membawa kendaraan tersebut pada pagi hari.
Kemendikti Segera Koordinasi dengan Aparat Hukum soal Pemalsuan Riset, Harap Pelaku Ditindak
Menurut pengakuannya, dia tidak mengetahui tujuan cucunya pergi sehingga sempat melapor kepada polisi agar kendaraan itu dapat segera dihentikan.
Namun sebelum berhasil dicegat, truk tersebut diketahui telah melintasi pos pemeriksaan Na Kham Noi menuju Kota Mukdahan. Kendaraan itu kemudian menabrak rombongan biksu di dekat Ban Na Wiang Kae.
Polisi lalu lintas Letnan Theera Kaewnet mengaku sempat mengira kejadian yang dilihatnya hanyalah simulasi penanggulangan bencana.
"Saat tiba di lokasi, saya melihat banyak biksu tergeletak di jalan dan di pinggir jalan. Awalnya saya mengira itu latihan, tetapi setelah memeriksa lebih dekat saya menyadari itu kecelakaan sungguhan," ujarnya, dikutip dari Daily Mail, Kamis (2/7/2026).
"Kami langsung berkoordinasi dengan polisi setempat, tim penyelamat, dan rumah sakit untuk menolong para korban secepat mungkin," tambahnya.
Diketahui, rombongan yang terdiri dari 34 biksu itu tengah menempuh perjalanan ziarah dari Distrik Nam Khun di Provinsi Ubon Ratchathani menuju Distrik Don Tan di Provinsi Mukdahan. Mereka berjalan kaki sambil mengumpulkan sedekah dari masyarakat di sepanjang perjalanan sebelum tragedi tersebut terjadi.
Hingga kini, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian Thailand.










