Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!
TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk tidak menyerang negaranya selama prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang berlangsung 6 hari, yakni sejak 3 hingga 9 Juli mendatang. Khamenei terbunuh bersama empat anggota keluarganya dalam serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu di Teheran.
Pemakaman Khamenei akan dihadiri para pejabat tinggi Iran, termasuk para perwira militer, yang mungkin masuk dalam target Israel selama ini.
“Kami memperingatkan musuh-musuh Iran, terutama AS dan rezim Zionis (Israel), untuk menghindari kesalahan perhitungan serta memikirkan pembalasan keras angkatan bersenjata kami terhadap setiap ancaman dan agresi,” kata Ali Abdollahi, komandan Markas Besar Militer Khatam Al Anbiya, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (4/7/2026).
Militer Iran juga memperingatkan kehadiran terus-menerus jet tempur dan drone AS di Selat Hormuz yang mengancam keamanan kawasan.
Dia berjanji akan memberikan respons cepat dan tegas terhadap setiap campur tangan AS di jalur perairan strategis tersebut.
"(Iran) Tidak akan ragu mengambil tindakan apa pun (untuk melawan) setiap agresi dan pelanggaran oleh militer AS dan para pendukungnya, dalam membela kedaulatan atas Selat Hormuz,” bunyi pernyataan Khatam Al Anbiya.
Markas militer menyebut Selat Hormuz sebagai wilayah kedaulatannya. Keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut merupakan garis merah bagi militer negara itu.
Media Iran melaporkan pengetatan langkah-langkah keamanan selama prosesi pemakaman. Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran mengatakan pembatasan wilayah udara diterapkan sementara di beberapa kota, termasuk Teheran dan Mashhad.
Prosesi pemakaman Khamenei, dimulai pada Jumat (3/7/2026), dihadiri pemimpin serta pejabat dari 100 negara lebih.
Di antara perwakilan yang hadir adalah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, anggota parlemen senior China He Wei.
India mengutus wakil menteri luar negeri serta Gubernur Negara Bagian Bihar, Syed Ata Hasnain.
Persemayaman jenazah Khamenei bersama empat anggota keluarganya dimulai di Teheran dan berakhir pada 9 Juli dengan pemakaman di kota kelahirannya, Mashhad. Upacara tambahan akan digelar di Qom dan Irak.










