Bernardo Tavares Bongkar Strategi Baru Persebaya, Jadwal Padat Paksa Program Pramusim Berubah Total
SURABAYA, iNews.id – Persebaya Surabaya mengubah total pola latihan pramusim menjelang Super League 2026-2027. Pelatih Bernardo Tavares memilih pendekatan berbeda karena Bajul Ijo harus langsung menghadapi jadwal pertandingan yang padat sejak awal persiapan.
Persebaya tidak memiliki banyak waktu untuk membangun kondisi ideal para pemain. Tim asal Kota Pahlawan itu sudah ditunggu dua agenda penting sepanjang Juli, yakni menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game, 19 Juli 2026, kemudian tampil di turnamen pramusim Piala Presiden yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Padatnya jadwal membuat Tavares tidak bisa menerapkan metode pramusim seperti musim-musim sebelumnya. Pelatih asal Portugal tersebut langsung menggabungkan latihan fisik, taktik, teknik, dan mental sejak hari pertama latihan.
Persebaya menggelar latihan perdana di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (11/7/2026). Sejak sesi awal, tim pelatih menyusun materi latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan menghadapi pertandingan yang datang berdekatan.
Suara Misterius Muncul di Laga Timnas Brasil Vs Maroko di Piala Dunia 2026, Netizen Heboh!
Menurut Tavares, kondisi tersebut menuntut tim pelatih menyusun program secara lebih efisien agar pemain tetap siap bersaing tanpa mengalami kelelahan sebelum kompetisi dimulai.
"Inilah sebabnya saya katakan bahwa ini adalah pra musim yang berbeda. Karena kita tidak bisa hanya fokus pada target fisik, seperti yang biasanya kita lakukan. Kita harus fokus pada fisik, taktis, teknis, dan mental," ujar Bernardo Tavares dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Selasa (14/7/2026).
Tavares Pilih Keseimbangan daripada Latihan Fisik Berlebihan
Tavares menjelaskan Persebaya akan menjalani pertandingan pada 19 Juli sebelum melanjutkan persiapan melalui Piala Presiden mulai 26 Juli. Situasi tersebut membuat tim pelatih harus menyusun program latihan yang fleksibel sesuai perjalanan tim di turnamen pramusim.
"Karena kami sudah bermain pada tanggal 19, dan setelah itu kami sudah memiliki pra musim resmi pada tanggal 26. Dan setelah itu, tergantung pada performa kami, jika kami tidak memberikan performa yang baik, mungkin pada tanggal 1 Agustus adalah pertandingan terakhir kami," jelas Tavares.
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Pelatih berusia 46 tahun itu juga menegaskan setiap sesi latihan sudah dirancang agar para pemain memahami prinsip permainan sejak awal tanpa mengorbankan kondisi fisik mereka.
"Setelah itu kami baru akan bermain pada tanggal 4 atau 5, ini adalah pra musim yang berbeda. Jadi kita perlu beradaptasi. Inilah alasan mengapa kami berlatih sejak awal tidak hanya tuntutan fisik, kami juga mencoba memasukkan beberapa prinsip taktik. Ini adalah target kami," tambah pelatih asal Portugal itu.
Tavares memastikan dirinya tidak akan memberikan beban latihan fisik secara berlebihan. Dia ingin setiap pemain tetap berada dalam kondisi terbaik ketika memasuki rangkaian pertandingan yang sudah menanti sepanjang pramusim.
Materi latihan disusun secara seimbang agar peningkatan kebugaran berjalan beriringan dengan pematangan aspek teknik, taktik, dan mental. Pendekatan tersebut diharapkan membuat Persebaya mampu tampil kompetitif sejak laga pertama musim 2026-2027.
"Bagi saya, ini adalah pra musim yang berbeda, tetapi saya menyukai hal-hal yang berbeda. Mari kita mencoba untuk membuat adaptasi yang baik dari target latihan ini agar para pemain merasa nyaman," ujar Tavares.
Tavares menegaskan keseimbangan menjadi kunci utama dalam program latihan Persebaya selama pramusim agar para pemain tidak kehilangan energi sebelum menghadapi agenda pertandingan yang padat.
"Karena kami tidak bisa hanya menempatkan target fisik dalam latihan, karena nantinya pemain akan kelelahan pada tanggal 19 dan juga 26. Jadi kami perlu membuat keseimbangan pada target latihan kami," pungkasnya.










