Pramono Tegur Satpol PP usai Konvoi Mobil Terobos CFD Sudirman-Thamrin: Tak Boleh Terulang!
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindak tegas kendaraan pribadi yang menerobos area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin. Pramono menegaskan penerobosan kendaraan ke kawasan CFD tidak boleh kembali terjadi.
Dia mengaku telah menegur jajaran Satpol PP agar lebih tegas dalam melakukan pengawasan.
"Ke depan yang ini tidak boleh terulang kembali dan saya kemarin langsung melakukan peneguran kepada Satpol PP untuk bertindak tegas dalam hal-hal yang seperti ini," ujar Pramono di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026).
Pramono mengatakan, setelah kejadian tersebut, dirinya langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Dia menegaskan kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas di area CFD selama kegiatan berlangsung.
Menurut Pramono, akses menuju kawasan CFD sebelumnya telah ditutup menggunakan barrier. Pengamanan juga dilakukan oleh personel Satpol PP dan kepolisian.
Namun, terdapat rombongan kendaraan yang tetap masuk ke area CFD dengan membuka barrier pembatas. Petugas Dishub yang berjaga kemudian menghalau rombongan tersebut dan mengarahkan kendaraan keluar melalui kawasan SCBD.
"Jadi kemarin itu sebenarnya sudah dihalau untuk keluar. Ada lima kendaraan yang beriringan dan salah satunya menggunakan lampu strobo," lanjutnya.
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta masih mendalami alasan rombongan kendaraan tersebut menerobos area CFD. Identitas orang-orang yang berada di dalam kendaraan juga tengah ditelusuri.
"Nanti pada saatnya nama-nama itu akan kami dalami karena kami belum mendapatkan nama-nama yang fix karena nomornya itu kan pakai ZZ ya, beberapa," tandasnya.
Sebelumnya, rombongan lima mobil menerobos area CFD Sudirman-MH Thamrin pada Minggu (23/8/2026). Salah satu kendaraan diketahui menggunakan lampu strobo.
Pemprov DKI Jakarta memastikan kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperketat pengawasan dan mencegah kendaraan pribadi kembali memasuki kawasan CFD.










