Kronologi Terbongkarnya Pengiriman Permen Narkoba dari Inggris ke Malang Jatim

Kronologi Terbongkarnya Pengiriman Permen Narkoba dari Inggris ke Malang Jatim

Terkini | inews | Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:57
share

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) yang dikemas dalam bentuk permen di Kota Malang, Jawa Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial AJE setelah menerima paket yang dikirim dari Inggris.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah Bea Cukai Pasar Baru memberikan informasi mengenai paket mencurigakan dari Inggris yang dikirim ke Indonesia.

"Tim Subdit III Dittipidnarkoba mendapatkan informasi dari Bea Cukai Pasar Baru terkait adanya paket yang mencurigakan yang dikirim dari Inggris ke Indonesia menggunakan jasa kantor Pos Indonesia," kata Eko dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).

Pemeriksaan laboratorium memastikan paket tersebut berisi tiga kemasan permen merek AI yang mengandung narkotika golongan I jenis THC.

Bareskrim bersama Bea Cukai mengawasi pengiriman paket hingga sampai ke alamat penerima di Kota Malang. Setelah penerima menyelesaikan pembayaran pajak paket, petugas mengantarkannya ke sebuah rumah indekos di Kecamatan Lowokwaru.

Setelah paket diterima, AJE diringkus polisi. Berdasarkan pemeriksaan, AJE mengakui paket tersebut merupakan pesanannya yang dibeli melalui sebuah situs internet.

Dalam pengungkapan kasus itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu paket berisi tiga bungkus permen merek AI, dengan masing-masing bungkus berisi 10 permen yang mengandung THC, serta 12 potong cokelat LSD yang diduga mengandung THC. Polisi juga menyita satu unit iPhone 14 Pro dan laptop HP Omen.

Total berat barang bukti narkotika yang disita mencapai 231 gram bruto. Polisi memperkirakan nilai ekonomis narkoba tersebut sekitar Rp693 juta jika berhasil diedarkan kepada masyarakat.

Penyitaan barang bukti tersebut diyakini dapat menyelamatkan sekitar 115 jiwa dari penyalahgunaan narkotika.

Topik Menarik