Jangan Tunggu Kerutan Muncul, Ini Waktu Terbaik Mulai Skincare Anti-Aging

Jangan Tunggu Kerutan Muncul, Ini Waktu Terbaik Mulai Skincare Anti-Aging

Gaya Hidup | inews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:48
share

JAKARTA, iNews.id - Banyak orang baru mulai memperhatikan perawatan kulit setelah kerutan, garis halus, atau kulit kendur mulai terlihat. Padahal, perawatan anti-aging justru disarankan dilakukan sebelum tanda-tanda penuaan muncul.

Spesialis Farmakologi Klinik, dr Johan Sp.FK mengatakan, penuaan merupakan proses alami yang tidak bisa dihentikan. Salah satu perubahan yang terjadi seiring bertambahnya usia adalah penurunan kolagen yang berperan penting dalam menjaga struktur kulit.

Ketika jumlah kolagen menurun, struktur kulit ikut mengalami perubahan. Kondisi tersebut dapat membuat kulit menjadi lebih kendur hingga muncul kerutan dan garis halus.

“Kalau kita bicara awet muda tentunya itu bukan perjalanan yang instan, tapi suatu perjalanan yang panjang,” ujar dr Johan saat Press Conference The Relaunch of Ultima II Skincare Series, Rabu (26/8/2026).

Menurut dr Johan, masyarakat sebaiknya tidak menunggu kerutan muncul untuk mulai merawat kulit. Prinsip tersebut dinilai serupa dengan upaya mencegah penyakit yang dilakukan sebelum seseorang mengalami gangguan kesehatan.

“Bicara soal suatu penyakit, kapan kita mencegah untuk diabetes? Tentunya sebelum terjadi diabetes. Begitu juga dengan aging, kapan kita harus menggunakan skincare? Tentunya sebelum muncul tanda-tanda penuaan,” katanya.

Namun, penggunaan skincare saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan kulit. Ada sejumlah faktor eksternal yang juga dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan sehingga perlu dikendalikan sejak dini.

Paparan sinar ultraviolet (UV), pola makan, gaya hidup hingga stres menjadi beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Penggunaan sunscreen menjadi salah satu langkah penting untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.

“Yang kedua adalah hindari faktor-faktor eksternal seperti penggunaan sunscreen dari UV, pola hidup sehat, makanan, kita juga pengelolaan emosional,” ujarnya.

Selain perawatan dari luar, menjaga pola hidup sehat juga menjadi bagian penting dalam merawat kulit. Asupan makanan yang baik serta kemampuan mengelola stres perlu diperhatikan karena tekanan fisik maupun emosional dapat membuat tubuh, termasuk otot wajah, mengalami ketegangan.

dr Johan juga menyarankan facial movement dan gentle massage sebagai bagian dari rutinitas perawatan wajah. Wajah memiliki banyak otot yang terus bekerja ketika seseorang berbicara, makan, minum, berekspresi hingga mengalami tekanan emosional.

“Dengan adanya kita melakukan facial movement, gentle massage di daerah wajah daerah-daerah tertentu, itu akan membuat otot menjadi rileks dan tidak tegang,” katanya.

Pijatan lembut dapat dilakukan pada sejumlah area, seperti wajah, leher dan pelipis. Meski demikian, gerakan tersebut perlu dilakukan dengan teknik yang tepat dan konsisten.

Perawatan yang dilakukan sejak dini, masyarakat tidak perlu menunggu sampai kerutan terlihat untuk mulai memperhatikan kondisi kulit. Penggunaan skincare, perlindungan dari sinar UV, pola hidup sehat serta pengelolaan stres dapat menjadi bagian dari rutinitas menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Topik Menarik