7 Hari Dicari Tak Kunjung Ditemukan, Operasi SAR 2 Nelayan Hilang di Jember Dihentikan
JEMBER, iNews.id - Dua nelayan hilang dalam kecelakaan kapal layar motor (KLM) Pantes di perairan Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, belum ditemukan setelah tujuh hari pencarian. Tim SAR gabungan yang mengerahkan seluruh potensi akhirnya menghentikan operasi pencarian karena dinilai tidak efektif untuk dilanjutkan.
Dua nelayan yang masih dalam pencarian yakni Mujai (58) dan Samsul (45), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Keduanya hilang setelah kecelakaan KLM Pantes di perairan setempat.
Pada hari ketujuh pencarian, tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran laut dan garis pantai. Sejumlah personel dikerahkan untuk mencari keberadaan kedua korban.
Penyisiran laut dilakukan menggunakan jukung nelayan, sementara tim lainnya menyisir kawasan pesisir mulai dari Paseban hingga Maleman. Namun hingga operasi berakhir menjelang malam, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Mujai dan Samsul.
Kronologi Lengkap Kematian Tragis Dokter Internship RS Sentra Medika Cisalak dr Siti Zahra Maghfira
Tim SAR gabungan kemudian melakukan evaluasi bersama pihak keluarga setelah seluruh upaya pencarian dilakukan. Dari hasil evaluasi, tidak ditemukan informasi baru maupun petunjuk yang mengarah pada keberadaan kedua nelayan tersebut.
Jefrianzah dari Tim SAR mengatakan, pencarian telah dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur gabungan.
"Kami melanjutkan operasi pencarian bersama tim SAR gabungan. Ada dua tim yang dikerahkan untuk pencarian dan penyisiran," ujarnya.
Setelah tujuh hari pencarian, operasi SAR akhirnya dinyatakan tidak efektif untuk terus dilanjutkan. Selain durasi pencarian yang telah berlangsung cukup lama, area pencarian juga semakin luas dan belum ditemukan petunjuk baru.
Meski operasi pencarian resmi dihentikan, peluang pencarian kembali masih terbuka. Tim SAR akan kembali bergerak apabila muncul tanda-tanda atau informasi baru terkait keberadaan Mujai dan Samsul.
Operasi SAR dapat kembali dibuka untuk melakukan pencarian dan evakuasi apabila terdapat petunjuk yang dinilai dapat membantu menemukan kedua korban.









