Apartemen LRT City Mangkrak, Danantara Suntik Dana Rp456 Miliar ke Adhi Karya

Apartemen LRT City Mangkrak, Danantara Suntik Dana Rp456 Miliar ke Adhi Karya

Terkini | inews | Jum'at, 28 Agustus 2026 - 10:33
share

JAKARTA, iNews.id - Danantara berencana menyuntikkan dana sebesar Rp456 miliar ke PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk menuntaskan masalah proyek hunian apartemen LRT City yang terhenti pengerjaannya. Langkah intervensi finansial ini disiapkan untuk memulihkan hak sekitar 2.000 lebih konsumen yang hingga kini belum memperoleh kepastian penyerahan unit hunian.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan kucuran dana penyehatan tersebut akan disalurkan melalui skema penyertaan modal demi memastikan proyek dapat segera diselesaikan secara tuntas.

"Akan ada bentuknya equity injection untuk penyelesaian. Saya membutuhkan penyelesaian itu Rp456 miliar," ujar Dony kepada awak media dalam Danantara Housing Expo, di Jakarta, dikutip Jumat (28/8/2026).

Dony menekankan komitmen penuh Danantara untuk menyelesaikan persoalan ini, mengingat entitas korporasi tidak boleh merugikan masyarakat luas. Terkait polemik tersebut, Dony telah memanggil langsung jajaran manajemen Adhi Karya selaku pengembang proyek dan memerintahkan secara tegas agar tidak merugikan hak-hak pembeli.

"Bayangkan orang menyisakan uangnya, menempatkan uangnya, itu uang tabungannya. Apalagi itu uang rumah pertama. Itu zalim namanya," ujar Dony.

Dony turut memastikan persoalan yang membelit proyek hunian vertikal tersebut akan segera tertangani secara menyeluruh demi melindungi hak para pembeli.

"Yakinlah sama saya, pasti akan saya bereskan. Kita akan selesaikan kurang lebih untuk menyelesaikan 2.000 sekian saudara-saudara kita yang sudah membayar itu. Tidak boleh orang terzalimi dengan hal-hal begitu," ujar Dony.

Proyek apartemen LRT City ini dikerjakan oleh anak usaha Adhi Karya, yakni PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Dua proyek yang kini mangkrak, yakni LRT City Ciracas dan LRT City Tebet, struktur bangunannya telah berdiri hingga tahap tutup atap. Kendati demikian, pengerjaan interior dan fasilitas pendukung terhenti total setelah lebaran 2025. 

Sementara itu, proyek LRT City Cibubur tercatat belum memasuki tahap pembangunan fisik sama sekali dan lahannya saat ini masih berupa area kosong.

Berdasarkan data internal ADCP, sekitar 2.400 konsumen hingga saat ini belum menerima unit apartemen yang telah mereka beli. Padahal, sebagian besar pembeli telah dijanjikan serah terima unit pada rentang periode 2023 hingga 2024.

Topik Menarik