Kebakaran Hutan Gunung Semeru Meluas, TNBTS Tutup Total Seluruh Jalur Pendakian

Kebakaran Hutan Gunung Semeru Meluas, TNBTS Tutup Total Seluruh Jalur Pendakian

Berita Utama | inews | Jum'at, 28 Agustus 2026 - 16:15
share

LUMAJANG, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lereng Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Jumat (28/8/2026), titik api kini telah mencapai area Bukit Hayak-Hayak dan semakin mendekati jalur pendakian utama. 

Mengantisipasi bahaya bagi para pengunjung, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total seluruh aktivitas pendakian Gunung Semeru. Jalur pendakian di Pos Ranupani pun tampak lengang tanpa aktivitas pendaki sejak Jumat pagi.

Meski kobaran api terus mendekati kawasan pendakian, Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Is Nugroho, memastikan seluruh pendaki yang berada di area Ranu Kumbolo telah berhasil dievakuasi ke titik aman. 

"Sebanyak 170 pendaki yang sebelumnya berada di kawasan Ranu Kumbolo sudah terevakuasi seluruhnya dalam kondisi selamat dan aman," ujar Is Nugroho, Jumat (28/8/2026). 

Proses evakuasi dilakukan secara cepat oleh petugas gabungan bersama relawan begitu kepulan asap dan titik api terpantau membesar di sekitar lereng. 

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri atas TNBTS, BPBD, TNI-Polri, dan relawan masih berupaya keras memadamkan api melalui jalur darat. Namun, kemiringan lereng yang sangat curam serta tingginya jurang menjadi kendala utama petugas untuk menjangkau titik pusat kebakaran. 

Sebagai langkah penanganan lanjutan, otoritas terkait tengah merencanakan opsi pemadaman dari udara (water bombing) menggunakan helikopter.

Metode water bombing tersebut rencananya akan direalisasikan secepatnya apabila kondisi cuaca serta jarak pandang di sekitar puncak Semeru memungkinkan untuk manuver penerbangan helikopter pemadam.

Topik Menarik