BNPB Fokus Padamkan Kebakaran 209,78 Hektare Lahan Gambut di 6 Provinsi
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Saat ini, masih ada 209,78 hektare lahan gambut yang terbakar dan perlu segera ditangani.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, enam provinsi yang menjadi prioritas penanganan yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Suharyanto mengatakan, hingga 22 September 2026, sebanyak 1.002,74 hektare lahan gambut yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Luasan tersebut berasal dari total area yang menjadi target penanganan, yakni 1.212,52 hektare.
Dengan demikian, masih tersisa 209,78 hektare lahan gambut yang perlu dipadamkan. BNPB memastikan operasi terus digencarkan untuk menangani area yang masih terbakar sekaligus mencegah munculnya titik api baru.
INKA Kembali Ekspor 120 Gerbong Kereta ke Selandia Baru, Realisasi 73,5 Persen dari 340 Unit
"Ini kami ikuti terus hari per hari, sehingga kami upayakan setiap hari yang dipadamkan itu besar," ucap Suharyanto dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto yang membahas penanggulangan karhutla secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Suharyanto menambahkan, operasi darat tetap menjadi upaya utama dalam pemadaman karhutla. Operasi tersebut didukung operasi udara dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Namun, pelaksanaan OMC saat ini masih menghadapi kendala, terutama di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Asap tebal mengganggu operasi penerbangan sehingga turut berdampak pada pelaksanaan OMC.
Kondisi tersebut juga menghambat operasi water bombing dan penerbangan komersial. Meski menghadapi kendala, pemerintah memastikan operasi pemadaman dan OMC tetap dilakukan hingga musim hujan alami tiba.
"Kami akan terus melaksanakan kegiatan dengan maksimal, dan kondisi tersebut kami yakinkan akan berakhir paling cepat pertengahan Oktober 2026, dan paling lambat minggu ke-tiga November 2026," tuturnya.








