Inspiratif! Anak Pedagang Jamu Lulus dengan IPK 3,99 dan Jadi Lulusan Terbaik IPB

Inspiratif! Anak Pedagang Jamu Lulus dengan IPK 3,99 dan Jadi Lulusan Terbaik IPB

Terkini | inews | Minggu, 27 September 2026 - 21:16
share

JAKARTA, iNews.id - Anak pedagang jamu asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Nabil Bintang Prayoga atau Bintang, berhasil meraih IPK 3,99 dari Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika, IPB University. Bagaimana kisah perjuangannya?

Nabil merupakan lulusan SMAN 1 Subah, Batang, Jawa Tengah. Ia berhasil masuk IPB melalui jalur SNMPTN yang kini dikenal sebagai SNBP dengan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

“Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan perjalanan ini sebagai lulusan terbaik. Pencapaian ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan kakak saya yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat. Mama selalu mengatakan bahwa warisan terbaik yang dapat diberikan orang tua adalah pendidikan,” ucapnya dikutip dari laman IPB, Minggu (27/9/2026).

Bintang berasal dari keluarga sederhana. Kedua orang tuanya menjalankan usaha salon dan depot jamu. Kondisi tersebut tidak menghalangi Bintang untuk mengejar pendidikan tinggi hingga menorehkan prestasi akademik.

“Meskipun kedua orang tua saya hanya lulusan SLTA, mereka berhasil mengantarkan kedua anaknya menempuh pendidikan tinggi, dan kami berdua sama-sama menjadi lulusan terbaik di kampus masing-masing. Bagi saya, pencapaian ini adalah hasil dari doa, kerja keras, dan dukungan keluarga,” ungkapnya.

Beasiswa KIP-K menjadi salah satu motivasi Bintang untuk menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh. Dia memilih Program Studi Statistika dan Sains Data IPB University karena tertarik pada pemanfaatan data untuk mendukung pengambilan keputusan.

“Saya tertarik pada bagaimana data dapat diolah menjadi informasi yang bermanfaat untuk mendukung pengambilan keputusan. Selain itu, program studi ini memiliki reputasi yang sangat baik di Indonesia dengan kurikulum yang memadukan antara dunia statistika dengan data science,” kata Bintang mengungkap alasannya memilih Statistika dan Sains Data IPB University.

Selama kuliah, Bintang tidak hanya berfokus pada akademik. Dia aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.

Pengalaman organisasinya antara lain sebagai Staf Biro Internal Ormawa Eksekutif PKU, Staf HRD Pionir Muda, Direktur Departemen Data Analytics Gamma Sigma Beta, serta Komti Statistika dan Sains Data ’59.

Bintang juga memiliki pengalaman sebagai asisten dosen dan mengikuti magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta. Di bidang kompetisi, dia turut menjuarai sejumlah Olimpiade Statistika.

Di tengah berbagai aktivitas tersebut, Bintang menghadapi tantangan dalam membagi waktu. Salah satu pengalaman paling berkesan terjadi ketika dia harus menjalani magang, mengikuti kompetisi, mengerjakan proyek freelance, sekaligus menyelesaikan skripsi.

Dengan manajemen waktu, seluruh aktivitas tersebut berhasil dia jalani. Bintang bahkan menjadi mahasiswa pertama di program studinya yang mendapatkan surat keterangan lulus (SKL) setelah menyelesaikan sidang skripsi hanya tiga hari setelah seminar hasil.

Setelah menyelesaikan pendidikan di IPB University, Bintang kini memasuki tahap baru dalam perjalanan karier. Dia akan bergabung dalam Management Development Program (MDP) – Location di PT Indomarco Prismatama.

Dalam program tersebut, Bintang mengemban peran sebagai static and instrument analyst. Kesempatan itu menjadi langkah awal bagi dia untuk mengembangkan karier sebagai calon pemimpin.

Topik Menarik