Kecelakaan Mobil Bank Terjun ke Kanal di Pelalawan Riau, 2 Pegawai Tewas
PELALAWAN, iNews.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Koridor PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) Kilometer 10, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (12/1/2026). Insiden tragis ini menewaskan dua pegawai bank BPR Dana Amanah setelah mobil yang mereka tumpangi terjun ke dalam kanal.
Kecelakaan mobil terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Minibus Toyota Rush warna silver yang digunakan sebagai kendaraan dinas bank masuk ke kanal di sisi jalan dengan kondisi hampir seluruh badan mobil tenggelam.
Warga Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, yang melintas di lokasi kejadian mendadak panik setelah melihat sebuah mobil berada di dalam kanal dengan posisi terbalik.
Menurut keterangan saksi, mobil pertama kali terlihat sekitar pukul 12.30 WIB dalam kondisi hampir tenggelam. Warga dan pengendara yang melintas kemudian bergotong royong menarik kendaraan tersebut ke permukaan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Saat badan mobil mulai terangkat, terlihat dua orang di dalam kendaraan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kedua korban kemudian dievakuasi ke pinggir jalan sebelum akhirnya dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.
Salah seorang saksi, Marwan, mengatakan mobil sudah berada di dalam kanal saat pertama kali dilihat warga.
“Saya lewat mobil sudah masuk kanal dengan posisi terbalik. Ada dua orang dalam mobil sudah meninggal,” ujarnya.
Sementara itu, rekan kerja korban, Tengku Tari Ashari, membenarkan bahwa korban merupakan pegawai BPR Dana Amanah. Mereka sedang menjalankan tugas dinas untuk menagih kewajiban nasabah di Kecamatan Langgam. Sekitar pukul 11.00 WIB, keduanya berangkat dari Pangkalan Kerinci menggunakan mobil dinas.
Korban pertama diketahui bernama Tengku Eli Yarti (40), warga Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, yang meninggalkan suami dan satu orang anak. Sementara korban kedua Bagus Ari Firmansyah (34), warga Kecamatan Pangkalan Lesung, yang merupakan sopir kendaraan.
Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizyan Hanafi mengatakan, kendaraan melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan kehilangan kendali saat hendak mendahului kendaraan di depannya hingga terjun ke kanal.
“Mobil ini melaju kencang dari arah Kerinci menuju Langgam lalu oleng ke kanan mentabrak pembatas jalan lalu terjun ke parit,” ujarnya.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan. Mobil dinas korban telah diamankan sebagai barang bukti.










