Relawan Ungkap Pertemuan Jokowi dan Eggi Sudjana di Solo

Relawan Ungkap Pertemuan Jokowi dan Eggi Sudjana di Solo

Nasional | okezone | Selasa, 13 Januari 2026 - 20:09
share

JAKARTA – Ketua Umum Jokowi Mania, Andi Azwan, merespons kabar pertemuan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Eggi Sudjana, dengan Jokowi beberapa waktu lalu.

Andi Azwan menceritakan, pertemuan tersebut bermula pada 17 Desember 2025, ketika relawan Jokowi mendatangi rumah Eggi Sudjana.

"Di situ ada perbincangan, dan Bang Eggi menulis sebuah buku. Di buku itu dia mengatakan CBM, cerdas, berani, dan militan. Hal ini juga muncul dalam perbincangan-perbincangan beliau yang ingin bertemu Pak Jokowi," kata Andi Azwan dalam Program Rakyat Bersuara di iNews TV bertajuk Babak Baru, Tudingan ‘Orang Besar’ Ijazah Jokowi, Selasa (13/1/2026).

“Kemudian pertemuan itu diwujudkan pada 8 Januari. Kami sudah paham untuk itu. Jadi kalau kita flashback lagi ke 7 Januari 2025, Bang Eggi mengatakan, ‘Kalau saya melihat bahwa ijazah itu asli, saya akan meminta maaf ke Pak Jokowi, case closed’,” sambungnya.

 

Andi Azwan menuturkan, saat dilakukan gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya, Eggi Sudjana telah menerima informasi dari salah satu kuasa hukumnya bahwa ijazah Jokowi tersebut asli.

“Inilah yang dijawantahkan oleh Bang Eggi ketika mendapat informasi dalam gelar perkara khusus. Bu Elida sebagai pengacara beliau mengatakan, ‘Saya sudah melihat dan itu ijazahnya ada. Ada watermark yang diributkan, ada juga lintasan merah, itu asli’,” ujarnya.

“Jadi beliau menginformasikan ke Bang Eggi bahwa ijazah itu memang ada. Kemudian pada tanggal 8 itu datang ke sana. Yang hadir Bang Eggi Sudjana, Bang Damai Lubis, kemudian Ibu Elida. Dari pihak relawan Jokowi, ada Mas Rahmat di sana,” lanjut Andi Azwan.

Singkat cerita, kata Andi Azwan, pertemuan tersebut diakhiri dengan suasana hangat antara Jokowi dan Eggi Sudjana.

 

“Kalau dikatakan tidak ada permintaan maaf, untuk apa datang jauh-jauh kalau tidak meminta maaf? Apa perlu dikatakan secara verbal ‘saya minta maaf’? Pelukan sudah menggambarkan itu, sangat erat. Jokowi tidak pernah bersalaman seperti itu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, informasi tersebut diperolehnya dari pihak-pihak yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Bahkan, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 55 menit itu, Eggi Sudjana juga memimpin doa.

“Jadi waktu di dalam itu mau diakhiri dengan doa, doa tersebut dipimpin oleh Bang Eggi Sudjana. Sekitar 12 menit dari total 55 menit pertemuan,” jelasnya.

Topik Menarik