Keluarga Desak Polisi Segera Tangkap Perampok Sadis Tewaskan Bocah 5 Tahun di Boyolali

Keluarga Desak Polisi Segera Tangkap Perampok Sadis Tewaskan Bocah 5 Tahun di Boyolali

Nasional | inews | Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:15
share

BOYOLALI, iNews.id – Perampokan sadistis yang mengakibatkan bocah 5 tahun tewas dan ibunya kritis menggegerkan warga Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah. Kasus tersebut kini masih diselidiki intensif polisi. 

Wahyudi, salah seorang kerabat korban, meminta kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku dan menjatuhkan sanksi yang paling berat.

"Kami meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya, setimpal dengan perbuatannya yang sangat tidak manusiawi ini," kata Wahyudi usai prosesi pemakaman bocah berinisial AO, Jumat (30/1/2026).

Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Boyolali tengah melakukan penyelidikan mendalam dan mengejar pelaku perampokan yang menggegerkan warga Karanggede tersebut. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk mengungkap identitas pelaku.

Pemakaman bocah korban perampokan diwarnai isak tangis keluarga. Suasana haru semakin menyayat hati saat ayah korban yang baru tiba dari perantauan di Kalimantan jatuh pingsan, tak kuat menanggung beban kehilangan anak bungsunya tersebut.

Jenazah AO telah disemayamkan di rumah duka sejak Kamis (29/1/2026) malam. Namun, prosesi pemakaman baru dilaksanakan pada Jumat siang guna menunggu kedatangan sang ayah yang bergegas pulang dari Kalimantan begitu mendengar kabar duka tersebut.

Ratusan warga setempat turut mengantarkan jenazah bocah malang itu menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat yang berlokasi tak jauh dari kediaman korban.

Aksi perampokan sadis ini tidak hanya merenggut nyawa AO, tetapi juga melukai sang ibu secara serius. Hingga saat ini, ibu korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Simo, Boyolali.

Dia mengalami luka senjata tajam di bagian leher akibat kekejaman pelaku. Kondisinya dilaporkan masih dipantau secara ketat oleh tim medis. 

Topik Menarik