Temui Presiden Prabowo, Menag Lapor Soal Hari Nyepi Berbarengan Malam Takbiran

Temui Presiden Prabowo, Menag Lapor Soal Hari Nyepi Berbarengan Malam Takbiran

Nasional | sindonews | Rabu, 4 Maret 2026 - 20:41
share

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara hari ini. Menag melaporkan perihal Hari Raya Nyepi berbarengan dengan perkiraan malam takbiran Idulfitri pada 19 Maret 2026.

"Saya juga melaporkan persiapan Lebaran yang akan datang, karena beberapa tempat ya, tanggal 19 itu kan Hari Nyepi. Hari Nyepi kita tahu tidak boleh ada suara berisik, tidak boleh ada kendaraan, padahal malamnya ada teman-teman kita takbir," kata Nasaruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Nasaruddin menyebut, pihaknya sudah bersepakat dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh Bali agar malam takbiran ini tidak bertentangan dengan perayaan Nyepi.

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret

"Alhamdulillah kami melapor kepada Bapak Presiden, sudah ada kesepakatan dengan pemerintah setempat dan tokoh-tokoh di Bali bahwa takbir itu tidak bertentangan dengan Nyepi. Cuma syaratnya ya Nyepinya berjalan, tapi takbirnya juga berjalan," jelasnya.Menag menambahkan, penggunaan sound system saat malam takbiran di masjid-masjid Bali akan diterapkan aturan. "Cuma tidak pakai sound system daripada waktu jam 6 sampai jam 9," ujarnya.

Menurut Menag, soal adanya potensi perbedaan Lebaran, itu menjadi suatu hal biasa di Indonesia. "Nanti kita akan lihat sidang isbat penentuannya kapan Idulfitri akan datang," ungkapnya.

Diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara, Kemenag akan menggelar sidang isbat pada Kamis, 19 Maret 2026.

Topik Menarik