DPR Soroti Kualitas Pendidikan dalam Program Dokter Spesialis Berbasis RS

DPR Soroti Kualitas Pendidikan dalam Program Dokter Spesialis Berbasis RS

Nasional | okezone | Kamis, 25 Juni 2026 - 10:25
share

JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Adela Kanasya Adies, menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dalam pelaksanaan program hospital-based residency atau pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah.

Adela menilai, kebijakan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit memiliki tujuan yang sangat baik, terutama untuk mempercepat pemerataan tenaga dokter spesialis di berbagai wilayah Indonesia.

“Saya melihat tujuan dari program spesialis berbasis rumah sakit ini sangat baik, terutama untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah. Saya sangat mengapresiasi semangat besar di balik kebijakan ini,” ujar Adela.

Meski demikian, ia mengingatkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesiapan tenaga pendidik klinis di rumah sakit pendidikan. Ketersediaan pembimbing yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas lulusan dokter spesialis.

Selain itu, Adela juga menekankan pentingnya memastikan peserta didik memperoleh pengalaman klinis yang memadai dan beragam selama masa pendidikan. Menurutnya, paparan terhadap berbagai jenis kasus dengan tingkat kompleksitas yang berbeda menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi dokter spesialis.

“Pendidikan dokter spesialis sangat bergantung pada proses pembelajaran di lapangan, termasuk paparan terhadap berbagai jenis kasus. Ini harus terus dipastikan agar kompetensi lulusan tetap terjaga,” jelasnya.

Adela menegaskan percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas pendidikan. Keseimbangan kedua aspek tersebut, kata dia, menjadi kunci agar tujuan peningkatan layanan kesehatan, khususnya di daerah, dapat tercapai secara optimal.

“Jangan sampai semangat mempercepat pemenuhan dokter spesialis justru mengurangi kualitas pendidikan yang selama ini menjadi fondasi utama pelayanan kesehatan. Kualitas lulusan harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Adela juga menekankan agar para dokter lulusan program spesialis ini ada kepastian akan kembali mengabdi untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah yang mengalami kekurangan di indonesia. 

"Menekankan agar program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah yg kekurangan," pungkasnya.

Topik Menarik