Kejar Gift, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap usai Live Streaming Bocorkan Razia Polisi

Kejar Gift, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap usai Live Streaming Bocorkan Razia Polisi

Nasional | inews | Kamis, 25 Juni 2026 - 16:08
share

MAKASSAR, iNews.id – Dua pemuda pengendara sepeda motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi setelah nekat siaran langsung (live streaming) di media sosial membocorkan razia geng motor dan balap liar.

Imbas aksi nekat kedua pelaku ini sempat membuat pihak kepolisian kelabakan. Pasalnya, target operasi yang semula sudah dikepung mendadak kabur dan berpindah tempat dengan cepat setelah menonton siaran langsung pelaku. 

Penangkapan terhadap kedua pemuda tersebut dilakukan tim Sat Intelkam dan Jatanras Polrestatabes Makassar di kawasan Jalan Veteran Utara, Kecamatan Bontoala, Makassar. Saat disergap, pelaku sedang memegang ponsel di atas motor sambil memetakan keberadaan polisi.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Sangkala menjelaskan, aktivitas kedua pelaku sudah masuk dalam kategori memata-matai dan mengganggu jalannya tugas aparat negara di lapangan. 

"Kami mengamankan dua remaja yang diduga kuat melakukan kegiatan memantau atau memata-matai polisi. Mereka memberikan informasi posisi petugas kepada para pelaku balap liar dan geng motor lewat live streaming, sehingga target kami bisa menghindari lokasi razia," ujar AKP Sangkala, Kamis (25/6/2026). 

Berdasarkan hasil interogasi, kata dia, motif pelaku membocorkan operasi rahasia polisi tersebut terbilang sepele. Salah satu pelaku mengaku nekat melakukan aksi itu hanya demi mendapatkan saweran atau gift digital dari para penontonnya di media sosial. 

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel pintar (smartphone) yang digunakan untuk menyiarkan live streaming serta satu unit sepeda motor operasional. Petugas menyayangkan aksi ini karena sangat menghambat upaya penertiban kejahatan jalanan yang meresahkan warga Makassar. 

Salah satu pelaku yang juga berperan sebagai kreator konten, Muh Noval, menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka di hadapan penyidik.

"Saya minta maaf kepada semua bapak polisi yang bertugas. Saya memang bilang ke penonton live 'awas ada polisi sepanjang Jalan Veteran'. Tujuannya agar teman-teman yang nonton tidak balapan di situ. Saya live selama dua jam hanya untuk dapat gift," kata Noval. 

Pihak kepolisian masih mendalami apakah ada unsur pidana pelanggaran UU ITE atau perintangan penyidikan (obstruction of justice) dalam kasus ini. Untuk sementara, kedua pemuda tersebut diamankan di Posko Jatanras Polrestabes Makassar untuk menjalani pembinaan.

Topik Menarik