Hanura Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, Struktur PAC Ditarget Rampung sebelum Akhir Oktober
Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) DPP Partai Hanura menargetkan struktur Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 7.285 kecamatan di Indonesia rampung sebelum akhir Oktober 2026. Mereka terus berkeliling untuk menggelar konsolidasi dan menyolidkan kader menuju Pemilu 2029.
Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan bahwa pihaknya mengawali konsolidasi dari Provinsi Banten pada 8 Agustus 2026, dan menjadikan Provinsi Bali sebagai lokasi ke-11 rangkaian kegiatan tersebut. Selama berkeliling, Tim Task Force melihat adanya perubahan aura dan optimisme yang terpancar dari wajah para kader.
"Bali cukup mantap. Kepengurusan hampir 100 persen. Dari Bali, kami ke akan Jambi, masih ada 27 provinsi lagi. Aura kader positif menatap kemenangan di Pemilu 2029," kata Rio saat menggelar konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force dengan DPD dan DPC Hanura se-Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (2/9/2026).
Baca juga: Hanura Bersiap Menuju Pemilu 2029, Rio Capella: Akan Mengaum Keras
Dia membeberkan target Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura dari rangkaian kegiatan yang dilakukan Tim Task Force. Dikatakannya, DPP Hanura menargetkan struktur PAC di 7.285 kecamatan rampung sebelum akhir Oktober 2026, dan konsolidasi akan dilanjutkan di tingkat Pimpinan Ranting (desa dan kelurahan), serta Pimpinan Anak Ranting (RT/RW).
"Setelah keliling ke sejumlah provinsi, kami melihat Hanura sudah on the track. Partai ini tengah menata masa depannya. Hanura punya kompas yang jelas dan terukur, serta time line menuju kemenangan Pemilu 2029," kata Wakil Ketua Umum Hanura itu.
Dia meyakini semua kader Hanura lebih siap menghadapi kompetisi dibanding pemilu sebelumnya. Dia pun mengajak semua kader Hanura memanaskan mesin politik mulai mulai sekarang, serta meningkatkan pengabdian dan kerja nyata di tengah masyarakat.
"Mudahan-mudahan kalau kami keliling di 27 provinsi lagi, atas izin ketua umum, saya yakin ada perubahan mindset paea kader. Saat ini, kami sudah melihat aura positif dan keyakinan diri dari para kader, berpolitik dengan gembira dan tidak ada keraguan,” imbuhnya. Lebih lanjut Rio mengatakan, keikhlasan dan soliditas seluruh kader akan membawa dampak besar terhadap perjuangan partai. Bahkan, dia meminta, para pimpinan Hanura di daerah, tidak ragu untuk mengganti pengurus yang tidak jalan.
"Seribu singa yang dipimpin oleh seekor domba, akan kalah melawan seribu ekor domba yang dipimpin seekor singa. Jadi, segera ganti para pemimpin yang bermental domba. Terlebih, para Ketua DPC yang hadir hari ini, para singa Hanura," tegasnya.
Rio juga menginstruksikan semua lapisan pengurus menyosialisasikan logo baru Hanura, hingga seluruh pelosok Indonesia. Dia menilai, partai yang dinakhodai oleh Oesman Sapta Odang (OSO) itu masih memiliki kekuatan dan energi besara, karena mempunyai 525 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di seluruh Indonesia.
"Pasang papan logo baru di setiap PAC, nanti akan ada bantuan dari DPP. Pulang dari sini, tebarkan virus optimisme, singa akan keluar kandang mengagetkan publik, Hanura akan menang di Pemilu 2029," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Bali Gde Wirajaya Wisna menegaskan kesiapan pihaknya untuk menghadapi verisikasi partai politik peserta Pemilu 2029, yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia yakin bahwa Hanura Bali akan lolos dalam tahapan verifikasi administratif dan faktual peserta Pemilu 2029, bahkan akan menambah raihan kursi legislatif di semua tingkatan pada pemilu legislatif (pileg) mendatang.
"Baru sekarang DPP turun memantau, menyonsong kemenangan Pemilu, merajut kembali kejayaan partai ke seluruh provinsi. Ini menambah semangat kami untuk meraih target 36 kursi DPRD plus 1 kursi DPR. Target itu realistis. Sebab, Bali pernah jadi basis Hanura, dan kami ingin rebound di Pemilu 2029," pungkasnya.









