Ada RDMP Balikpapan, Bahlil Targetkan Stop Impor BBM RON 92-98

Ada RDMP Balikpapan, Bahlil Targetkan Stop Impor BBM RON 92-98

Ekonomi | okezone | Senin, 12 Januari 2026 - 17:41
share

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan RDMP Balikpapan bisa meningkatkan produksi BBM RON 92, RON 95, dan RON 98. Target ini pun sudah dikomunikasikan dengan PT Pertamina (Persero).

"Tadi malam, Pak Presiden, kami laporkan rapat sampai jam 2 pagi. Kami sepakat dengan Pak Simon (Dirut Pertamina), direksi, dan komisaris utama juga hadir. Dengan RDMP, kita tingkatkan produksi RON 92, RON 95, dan 98, supaya kita tidak impor lagi, Pak," ujar Bahlil, saat peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP.

Bahlil menambahkan, ke depan kebutuhan energi badan usaha swasta juga bisa dipenuhi dari dalam negeri. Hal ini sesuai dengan perintah konstitusi Pasal 33, bahwa produksi untuk hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara, dan negara wajib menyiapkannya.

"Supaya badan usaha swasta ini membeli produksi dalam negeri lewat Pertamina," ujarnya.

Untuk avtur, Bahlil menyebut, pada 2027 insyaAllah Indonesia tidak lagi mengimpor. Ke depan, fokus akan diarahkan pada impor crude oil saja.

"Kalau ini bisa kita lakukan, gerakan tambahan ini semakin tipis. Setelah ini ramai di sosial media, Menteri ESDM akan menertibkan jalur para importir. Tapi tidak ada masalah, Bapak Presiden, demi merah putih, jangankan nyawa, semua kita korbankan," tegasnya.

 

RDMP Balikpapan menyerap tenaga kerja hingga 24 ribu orang. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 34 dan proyek ini diperkirakan meningkatkan PDB sebesar Rp514 triliun per tahun.

"Maka saya pikir, dengan implementasi ke depan, tinggal fokus meningkatkan lifting kita. Lifting jadi tantangan paling besar," ujarnya.

Topik Menarik