Segini Gaji dan Tunjangan Pegawai Pajak, Kok Masih Korupsi?
JAKARTA - Pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kembali menjadi sorotan publik usai terungkap kasus korupsi terkait diskon nilai pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Kasus ini mencuat di tengah perhatian masyarakat terhadap besarnya gaji yang diterima pegawai pajak.
Besaran gaji pegawai pajak berbeda tergantung golongan hingga tunjangannya.
Gaji PNS Golongan I
Golongan Ia: Rp1.685.700–Rp2.522.600
Golongan Ib: Rp1.840.800–Rp2.670.700
Golongan Ic: Rp1.918.700–Rp2.783.700
Golongan Id: Rp1.999.900–Rp2.901.400
Gaji PNS Golongan II
Golongan IIa: Rp2.184.000–Rp3.643.400
Golongan IIb: Rp2.385.000–Rp3.797.500
Golongan IIc: Rp2.485.900–Rp3.958.200
Golongan IId: Rp2.591.100–Rp4.125.600
Gaji PNS Golongan III
Golongan IIIa: Rp2.785.700–Rp4.575.200
Golongan IIIb: Rp2.903.600–Rp4.768.800
Golongan IIIc: Rp3.026.400–Rp4.970.500
Golongan IIId: Rp3.154.400–Rp5.180.700
Gaji PNS Golongan IV
Golongan IVa: Rp3.287.800–Rp5.399.900
Golongan IVb: Rp3.426.900–Rp5.628.300
Golongan IVc: Rp3.571.900–Rp5.866.400
Golongan IVd: Rp3.723.000–Rp6.114.500
Golongan IVe: Rp3.880.400–Rp6.373.200
Tidak hanya gaji yang diterima PNS pajak, tetapi juga mendapatkan tunjangan kinerja (tukin). Tukin PNS pajak menjadi yang terbesar jika dibandingkan dengan PNS di kementerian dan lembaga lainnya.
Besaran tukin pegawai pajak diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 37 Tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Tunjangan terendah di DJP sebesar Rp5.361.800 untuk level jabatan pelaksana dan bagi level jabatan tertinggi, yakni Eselon I atau Direktur Jenderal Pajak, sebesar Rp117.375.000.
Baca Selengkapnya: Ternyata Segini Gaji Pegawai Pajak yang Kena OTT KPK, Tukin Tertinggi Rp117 Juta!









