Kisah Mohammad Ahsan yang Tegang Dipasangkan Bareng Peraih Medali Emas Olimpiade Hendra Setiawan
KISAH Mohammad Ahsan yang tegang dipasangkan bareng peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 Hendra Setiawan akan diulas Okezone. Mohammad Ahsan sejatinya memiliki karier yang lumayan dengan Bona Septano.
Pasangan ini pernah meraih medali emas SEA Games 2011 dan perunggu BWF World Championships 2011. Mohammad Ahsan/Bona Septano juga pernah memenangkan medali emas turnamen antarmahasiswa pada 2008.
Pencapaian tertinggi mereka adalah keberhasilan lolos Olimpiade London 2012. Saat itu langkah mereka terhenti di 16 besar setelah ditumbangkan jagoan Korea Selatan Jung Jae-sung/Lee Yong-dae.
1. PBSI Lihat Potensi Mohammad Ahsan
PBSI melihat ada potensi besar di dalam diri Mohammad Ahsan yang kala itu berusia 25 tahun. Pada 2012, PBSI memutuskan memasangkan Mohammad Ahsan dengan pebulu tangkis 28 tahun yang berpengalaman memenangkan medali emas Olimpiade Beijing 2008, Hendra Setiawan.
Hendra Setiawan dinilai tak lagi perform bersama pasangannya saat itu, Markis Kido. Terbukti, Markis Kido/Hendra Setiawan gagal lolos Olimpiade London 2012 setelah hanya duduk di peringkat 12 dunia.
Padahal, syarat untuk lolos Olimpiade London 2012 adalah wajib finis delapan besar. Absennya mereka di Kejuaraan Asia dan India Open disebut-sebut menjadi penyebab Markis Kido/Hendra Setiawan gagal lolos ke Olimpiade.
2. Mohammad Ahsan Tegang Dipasangkan dengan Hendra Setiawan
Mohammad Ahsan mengaku tegang ketika tahu akan dipasangkan dengan Hendra Setiawan. Sebab, ia dipasangkan dengan Hendra Setiawan yang memiliki segudang pengalaman.
“Tegang banget (saat dipasangkan dengan Hendra Setiawan). Karena saya bukan siapa-siapa, sedangkan Koh Hendra juara Olimpiade dan juara dunia. Prestasinya jomplang banget,” kata Mohammad Ahsan, Okezone mengutip dari channel YouTube PB Djarum.
“Namun, saya yakin selama saya kerja keras, saya pasti bisa. Terlebih Koh Hendra juga memberikan bimbingan,” lanjut Mohammad Ahsan.
Benar saja, kolaborasi ini memberikan banyak prestasi bagi Indonesia. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tiga kali juara dunia pada 2013, 2015 dan 2019. Mereka juga memenangkan medali emas Asian Games 2014.










