Kisah Kocak Bio Paulin: Iri Lihat Nathan Tjoe-A-On Jadi Idola Kaum Hawa, Kenang Teriakan Abang-Abang Aremania
KISAH kocak Bio Paulin yang sempat iri lihat pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On jadi idola kaum hawa menarik untuk dibahas. Meski sama-sama pernah membela Timnas Indonesia, Bio Paulin tak merasakan apa yang dialami Nathan, sebab nyatanya ia lebih sering diteriaki abang-abang fans Arema FC ketimbang fans wanita Garuda.
Bio Paulin, bek naturalisasi yang dikenal dengan ketangguhannya di masa lalu, memberikan komentar menggelitik terkait atmosfer stadion yang kerap menghiasi pertandingan Timnas Indonesia akhir-akhir ini. Ia menyoroti bagaimana para pemain naturalisasi masa kini, terutama Nathan Tjoe-A-On, mendapatkan perlakuan istimewa dari para penggemar wanita.
1. Fenomena Nathan Tjoe-A-On
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya saat Kualifikasi Piala Dunia 2026, kehadiran suporter wanita memang terlihat mendominasi tribun saat Timnas Indonesia bertanding. Sepanjang pertandingan, teriakan histeris pecah setiap kali pemain seperti Rafael Struick atau Nathan Tjoe-A-On menguasai bola.
Nathan yang kini bermain bersama klub Belanda, Willem II memang tengah menjadi primadona baru di kalangan kaum Hawa.
Melihat fenomena tersebut, Bio Paulin melalui akun X (Twitter) pribadinya, @biopaulin, melontarkan cuitan jenaka yang membandingkan nasibnya dulu dengan Nathan. Ia merasa tidak pernah mendapatkan sambutan selembut itu saat masih aktif membela Merah Putih.
“Nathan Tjoe setiap pegang bola diteriaki fans wanitanya, kalau dulu tiap saya pegang bola yang teriak abang-abang Aremania satu stadion penuh,” tulis Bio Paulin di akun @biopaulin, dikutip Minggu (15/2/2026).
Bio merasa di zamannya, dukungan lebih didominasi oleh suara lantang para suporter pria, termasuk basis suporter Arema FC yang memenuhi stadion.
2. Persaingan Ketat di Skuad Timnas Indonesia
Terlepas dari candaan Bio Paulin, Nathan nyatanya saat ini mulai tergeser dari skuad utama Timnas Indonesia. Bukan karena tak lagi populer di kalangan fans wanita, melainkan karena persaingan yang begitu tinggi di skuad Garuda.
Nathan yang bermain di sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia kini bersaing ketat dengan Calvin Verdonk, Dean James, Shayne Pattynama, hingga Pratama Arhan. Meski begitu, Nathan dikenal pemain serba bisa karena beberapa kali sempat dimainkan sebagai gelandang.
Dengan kemampuannya yang serba bisa, membuat Nathan tak hanya digemari karena ketampanannya, tetapi juga karena kemampuan hebatnya saat mengolah si kulit bundar.










