Pemudik Motor Berkurang dengan Mudik Gratis, 6 Bus Diberangkatkan ke 4 Provinsi

Pemudik Motor Berkurang dengan Mudik Gratis, 6 Bus Diberangkatkan ke 4 Provinsi

Ekonomi | okezone | Minggu, 15 Maret 2026 - 15:01
share

JAKARTA - Jumlah pemudik motor akan berkurang dengan adanya program mudik gratis 2026. Salah satunya program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Danantara Indonesia.

Mudik Gratis BUMN 2026 diikuti 96 BUMN dan anak usaha. Salah satunya 
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang telah memberangkatkan 250 peserta pada Jumat 13 Maret 2026.

Mudik Gratis BUMN 2026

Krakatau Steel melaksanakan flag off Program Mudik Gratis Krakatau Steel Group 2026. Sebanyak 250 peserta diberangkatkan menggunakan enam unit bus menuju berbagai kota di empat provinsi di Pulau Jawa.

Adapun rute perjalanan meliputi Tasikmalaya, Purwokerto, Wonosobo, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. 

Program ini merupakan hasil sinergi antara BUMN dan Pemerintah Kota Cilegon untuk membantu masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman. Demikian dilansir keterangan resmi Krakatau Steel, Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Sementara itu, Krakatau Steel juga menyalurkan 1.800 paket sembako kepada masyarakat di 18 kelurahan di Kota Cilegon.

Direktur SDM Krakatau Steel Suryantoro Waluyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Krakatau Steel Group untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan. Melalui program Simfoni Ramadhan, Krakatau Steel Group terus menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Suryantoro.

 

Turunkan Jumlah Pemudik Motor

Sebelumnya, Anggota Komisi V DPR Syaiful Huda meminta pemerintah menekan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor pada musim mudik Lebaran 2026. Salah satu caranya dengan memperbanyak program mudik gratis menggunakan moda transportasi umum. Huda menilai tingginya jumlah pemudik motor berkontribusi besar terhadap angka kecelakaan saat mudik.

“Saya mencatat, sejak tahun 2022 hingga tahun 2025 yang lalu, ada presentasi yang cukup tinggi sekali, di mana tingkat kecelakaan mudik 75,9 persen itu kecelakaan yang dialami oleh para pemudik pengguna sepeda motor,” kata Huda dalam rapat di DPR, Kamis (5/3/2026).

Dia menegaskan angka tersebut sangat mengkhawatirkan sehingga perlu ada langkah intervensi dari pemerintah.

“Saya ingin menyebut sekali lagi, 75,9 angka kecelakaan kita itu menimpa pengguna sepeda motor. Yang berjumlah 75,9 itu setara dengan 179,566 pemudik yang menggunakan sepeda motor. Jadi kalau saya ditanya apakah angka ini mengkhawatirkan? Sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Topik Menarik