Cremonese Dibabat Fiorentina 1-4, Gawang Emil Audero Terlalu Mudah Dibobol

Cremonese Dibabat Fiorentina 1-4, Gawang Emil Audero Terlalu Mudah Dibobol

Terkini | okezone | Selasa, 17 Maret 2026 - 23:11
share

CREMONA – Pelatih Cremonese, Davide Nicola, kesal bukan main usai kalah 1-4 dari Fiorentina dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026. Ia menilai gawang yang dijaga kiper Timnas Indonesia Emil Audero terlalu mudah dibobol.

Laga Cremonese vs Fiorentina itu berlangsung di stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia, Selasa (17/3/2026) dini hari WIB. I Grigiorossi yang bertindak sebagai tuan rumah gagal mendominasi. 

Fiorentina langsung tancap gas dan mencetak dua gol via Fabiano Partisi (26') dan Roberto Piccoli (33') di paruh pertama. Dodo (50') dan Albert Gudmundsson (71') membawa timnya memimpin 4-0!

1. Heran

Sementara, Cremonese hanya mampu membalas satu gol via David Okereke (58'). Mudahnya empat gol bersarang di gawang Audero membuat Nicola keheranan.

"Masalah utamanya adalah kami terlalu mudah kebobolan saat ini. Saya tidak tahu apakah solusinya adalah meningkatkan permainan atau lebih fokus pada aspek-aspek tertentu, tetapi saya tahu periode seperti ini ada, dan saya sendiri pernah mengalaminya, bahkan yang lebih lama," kata Nicola dilansir dari Calcio Cremonese, Selasa (17/3/2026). 

"Pada akhirnya, yang terpenting adalah seberapa besar kepercayaan diri Anda dan seberapa besar Anda mampu menempatkan diri pada posisi untuk membalikkan keadaan. Semua orang di tim ini sudah pernah bermain, tim ini sehat dan tahu bagaimana bekerja sama: sekarang kami harus menemukan cara untuk menciptakan kondisi terbaik untuk mengatasi ini," sambung pria asal Italia itu.

 

2. Zona Degradasi

Kekalahan ini membuat Cremonese semakin terpuruk. Emil Audero dan kawan-kawan terakhir kali menang saat mengalahkan Lecce (2-0) pada Desember 2025.

Saat ini, mereka mendekam di posisi 18 klasemen yang merupakan zona degradasi dengan koleksi 24 poin. Walau begitu, Nicola masih optimistis anak asuhnya mampu bertahan. Ia menegaskan skuadnya harus mempunyai mentalitas lebih baik. 

"Namun, saya masih sepenuhnya percaya; saya memiliki tujuan ini dalam pikiran dan saya bekerja setiap hari untuk menemukan kekuatan mental yang berbeda,” papar Nicola.

“Setelah perubahan formasi, kami merespons, kami berhasil memperkecil selisih, tetapi kemudian kami kebobolan gol keempat. Jelas kami perlu berkembang, terutama dari dalam," pungkasnya. 

Topik Menarik