Kisah Mantan Pemain Timnas Indonesia Titus Bonai, Peraih Medali SEA Games yang Sempat Bermain di Liga Tarkam
KISAH mantan pemain Timnas Indonesia Titus Bonai menarik untuk diulas. Pasalnya, ia sempat bermain di liga tarkam demi menyambung hidup.
Titus Bonai pernah mencuri perhatian penggemar sepakbola Indonesia di usia begitu muda. Striker yang kini berusia 36 tahun tersebut mencuat di Persiram Raja Ampat pada 2009 hingga 2010.
1. Berlabel Timnas Indonesia
Namanya kian bersinar kala membela klub papan atas Persipura Jayapura pada 2010-2012. Setelah itu, ia berganti-ganti klub hingga terakhir berkostum PSIS Semarang pada 2022.
Tentu saja, Tibo –sapaan akrabnya- pernah merasakan panggilan Timnas Indonesia. Prestasi terbaiknya adalah meraih medali perak di SEA Games 2011 yang digelar di Jakarta-Palembang.
2. Main Tarkam
Di level senior, Tibo delapan kali membela Timnas Indonesia dengan koleksi satu gol. Sayangnya, karier pemain berpostur 177 cm itu tidak pernah benar-benar mencapai puncak performa.
Salah satu penyebab permainannya menurun adalah kegemaran bermain di kompetisi tarkam. Pada 2015, ia kedapatan bergabung dengan salah satu klub amatir di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pilihan tersebut bisa dimaklumi. Sebab, kompetisi tengah terhenti akibat sanksi dari FIFA. Tibo dan rekan-rekan pesepakbola lain terpaksa main tarkam untuk menjaga kondisi fisik sekaligus finansial.
Saat memasuki usia 30-an, Tibo banting setir main di liga tarkam demi mendapat pemasukan tambahan. Ia ketahuan pernah main tarkam di Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai Ciputat (Banten).
Bahkan, Tibo tetap rela main tarkam meski masih berstatus pemain profesional. Padahal, ia sempat membela Borneo FC (2020-2021), PSMS Medan (2021), dan terakhir PSIS Semarang (2022).
Itulah kisah mantan pemain Timnas Indonesia Titus Bonai, peraih medali SEA Games yang sempat bermain di liga tarkam. Hal itu membuktikan pentingnya bagi seorang atlet memikirkan kariernya untuk jangka panjang.










