PBB Kecam Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Praka Farizal Rhomadhon
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengutuk insiden penyerangan satu pos penjagaan di dekat Desa Adchit al Qusayr di Lebanon Selatan, Lebanon, yang mengakibatkan Praka Farizal Rhomadhon gugur.
“Saya menyampaikan duka cita mendalam kepada Indonesia serta kepada keluarga, kerabat, dan kolega yang ditinggalkan,” ujar Guterres melalui akun X resminya, dikutip, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, serangan tersebut hanyalah satu dari serangkaian insiden yang belakangan kerap membahayakan keamanan dan keselamatan pasukan penjaga perdamaian.
Oleh karena itu, ia meminta semua pihak yang terlibat untuk tetap mematuhi aturan internasional yang berlaku.
“Saya mengajak semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan memastikan keamanan serta keselamatan personel dan properti PBB setiap saat,” tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu personel TNI, Praka Farizal Rhomadhon saat bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.
Pemerintah Indonesia juga mengecam keras serangan Israel di Lebanon Selatan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
“Saya menyampaikan duka dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya prajurit kita, Praka Farizal Ramadan, yang bertugas sebagai bagian dari kontingen UNIFIL di Lebanon,” ujar Sugiono, di sela-sela kunjungan kerja ke Jepang bersama Presiden Prabowo.










