Jasa Marga Catat 352 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada Libur Paskah 2026
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 352.578 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada libur Wafat Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) periode Kamis–Jumat, 2–3 April 2026. Jumlah ini mengalami kenaikan 16,74 dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 302.016 kendaraan.
"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) melalui empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung)," kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, Sabtu (4/4/2026).
Rivan menyampaikan, pihaknya telah memastikan kesiapan layanan operasional jalan tol Jasa Marga Group pada periode libur Paskah ini berjalan optimal. Untuk itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Jalan Tol Jakarta–Cikampek atas diskresi Kepolisian pada Jumat (3/4/2026).
"Kami terus melakukan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara intensif di seluruh ruas tol Jasa Marga Group, terutama pada koridor utama keluar dan masuk wilayah Jabotabek. Tidak hanya kesiapan layanan operasional, Jasa Marga juga merespons dinamika mobilitas masyarakat melalui optimalisasi teknologi terintegrasi pada aplikasi Travoy," katanya.
Ia pun merinci distribusi lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju tiga arah. Rivan menyebut, sebanyak 167.575 kendaraan atau 47,5 menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 97.105 kendaraan atau 27,5 menuju arah Barat (Merak), dan 87.898 kendaraan atau 25,0 menuju arah Selatan (Puncak).
"Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, serta mengunduh aplikasi Travoy guna memperoleh informasi terkini seputar kondisi lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, hingga fitur CCTV real time di berbagai ruas tol Jasa Marga Group, serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol," pungkasnya.










