8 Pemain Naturalisasi tapi Tak Pernah Dipanggil Bela Timnas Indonesia, Nomor 1 Bintang Persib Bandung

8 Pemain Naturalisasi tapi Tak Pernah Dipanggil Bela Timnas Indonesia, Nomor 1 Bintang Persib Bandung

Terkini | okezone | Selasa, 21 April 2026 - 13:36
share

ADA 8 pemain naturalisasi yang sayangnya tak pernah dipanggil untuk membela Timnas Indonesia. Berbagai alasan menjadi penyebab para pemain naturalisasi itu tak dilirik untuk memperkuat skuad Garuda, salah satunya karena faktor usia.

Sejak tahun 2010, PSSI gencar menjalankan program naturalisasi untuk mendongkrak performa Timnas Indonesia. Mulai dari era Cristian Gonzales hingga generasi Ole Romeny, banyak pemain asing dan keturunan yang rela berganti paspor demi lambang Garuda di dada.

Namun, nasib tidak selalu berpihak pada mereka. Menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) ternyata bukan jaminan otomatis mendapatkan tempat di skuad nasional. Ada beberapa pemain yang justru apes karena tak kunjung mencicipi menit bermain bersama Timnas Indonesia. Lantas siapa saja?

Berikut 8 Pemain Naturalisasi tapi Tak Pernah Dipanggil Bela Timnas Indonesia:

1. Herman Dzumafo Epandi

herman dzumafo epandi foto dokumen sindo

Striker asal Kamerun ini resmi menjadi WNI pada tahun 2017. Dzumafo dikenal sebagai penyerang yang sangat disegani di kompetisi domestik berkat fisiknya yang kuat dan ketajamannya di depan gawang saat membela klub-klub seperti Persib Bandung hingga Bhayangkara FC.

Sayangnya, status WNI-nya didapat di usia senja, sehingga peluang membela Timnas tak kunjung datang.

2. Silvio Escobar

silvio escobar

Pemain kelahiran Paraguay ini mendapatkan kewarganegaraan Indonesia pada tahun 2018 setelah menikah dengan wanita Indonesia. Meski sempat tampil apik di Liga 1 bersama Perseru Serui dan klub-klub lainnya, penyerang yang kini membela RANS FC ini belum pernah sekalipun masuk dalam skema pelatih Timnas Indonesia mana pun.

3. Guy Junior Nke Ondoua

Guy Junior laman resmi Borneo FC

Resmi menjadi WNI pada tahun 2016, Guy Junior merupakan salah satu penyerang yang memiliki karier panjang di Indonesia sejak 2005. Walau sukses membawa klub-klub seperti PSM Makassar dan Bhayangkara FC meraih prestasi, performanya ternyata belum cukup untuk memikat hati tim kepelatihan Garuda di level internasional.

4. Charles Orock

Charles Orock

Namanya mungkin kurang populer dibandingkan pemain naturalisasi lainnya, namun Charles Orock yang berasal dari Kamerun telah resmi menyandang status WNI sejak tahun 2017. Kariernya yang lebih banyak dihabiskan di divisi bawah membuat namanya luput dari radar panggilan tim nasional.

 

5. Onorionde Kughegbe John (OK John)

Onorionde Kughegbe John aka OK John

Bek tengah jangkung asal Nigeria ini resmi dinaturalisasi pada 2018. OK John merupakan pemain bertahan yang sarat pengalaman dan pernah membela klub-klub besar seperti Persebaya hingga Madura United.

Meski tangguh di lini belakang klub, OK John tetap tidak mendapatkan kesempatan untuk mengenakan seragam Merah Putih.

6. Zoubairou Garba

zoubairou garba

Zoubairou resmi menjadi WNI pada tahun 2019 setelah berkarier lama di Tanah Air. Bek asal Kamerun yang pernah memperkuat PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya ini bahkan sempat melebarkan sayapnya ke Liga Malaysia bersama Perak FC.

Namun, impiannya membela Timnas Indonesia masih tetap menjadi angan-angan hingga kini.

7.

Mohammadou Al Hadji

Pemain kelahiran Kamerun ini menyelesaikan proses naturalisasinya pada awal tahun 2018. Al Hadji dikenal sebagai bek yang keras dan lugas saat bermain untuk Barito Putera hingga Persik Kediri.

Namun, persaingan ketat di lini pertahanan Timnas Indonesia membuatnya tak pernah sekalipun mendapatkan surat panggilan resmi.

8. Fabiano Beltrame

Fabiano Beltrame Liga Indonesia Baru

Siapa yang tidak mengenal bek tangguh asal Brasil ini? Fabiano adalah salah satu pemain asing paling loyal dan berprestasi di Liga Indonesia. Meski memiliki kemampuan duel udara yang mumpuni dan kepemimpinan yang baik, proses naturalisasinya yang sempat berlarut-larut dan baru selesai pada 2019 di usia yang tidak muda lagi disinyalir menjadi alasan mengapa ia tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia. Saat ini, ia masih aktif bermain dan memperkuat Barito Putera.

Topik Menarik