Gagal Jadi Wasit Piala Dunia, Omar Artan Bakal Pimpin Piala Super Eropa 2026
WASIT Omar Artan tak perlu berkecil hati usai dipastikan gagal bertugas di Piala Dunia 2026. Ia langsung ditunjuk UEFA untuk memimpin partai Piala Super Eropa 2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Aston Villa!
Artan sedianya akan mencatat sejarah. Lelaki berusia 32 tahun itu bakal menjadi wasit asal Somalia pertama yang bertugas di Piala Dunia.
1. Masuk Daftar Hitam
Harapan yang sudah membumbung tinggi di benaknya itu buyar seketika saat menginjakkan kaki di Miami International Airport, Miami, pada akhir pekan silam. Ia ditolak masuk AS kendati punya visa.
Somalia merupakan salah satu negara yang masuk daftar hitam dari Pemerintah AS. Artan, yang menyandang status wasit terbaik Afrika 2025, diminta untuk putar balik ke Istanbul, Turki, tempatnya berangkat menuju Negeri Paman Sam.
Disaksikan Prabowo, Jaksa Agung Serahkan Rp10,2 Triliun ke Menkeu Hasil Penertiban Kawasan Hutan
Alhasil, Artan gagal bertugas di Piala Dunia 2026. Ia tidak bisa mengikuti lokakarya sekaligus pembekalan wasit yang akan memimpin pertandingan sebelum turnamen itu digelar.
Kabar penolakan Omar Artan itu membuat heboh jagat sepakbola. AS kembali dituding semena-mena dalam memberikan izin masuk serta dianggap tidak layak menggelar ajang sekelas Piala Dunia 2026.
2. Piala Super Eropa
Tapi, Artan tidak perlu berkecil hati. Wasit terbaik Afrika 2026 itu ditunjuk UEFA untuk menjadi pengadil di laga Piala Super Eropa antara PSG melawan Aston Villa.
“Dengan senang hati, kami membagikan (kabar) wasit Somalia Omar Artan akan bertugas untuk laga seru antara PSG melawan Aston Villa di Salzburg (Austria),” bunyi unggahan di akun Instagram UEFA @uefa, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Adapun, duel PSG vs Aston Villa itu akan digelar di Stadion Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB. Laga bakal mempertemukan juara Liga Champions dan kampiun Liga Europa.
Waspada Hantavirus! Kemenkes Pantau 1 WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Klaster MV Hondius
Langkah UEFA itu langsung menuai pujian dari penggemar sepakbola. Mereka yakin Omar Artan akan jauh lebih dikenal setelah kasus yang menimpanya jelang Piala Dunia 2026.










