Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan

Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan

Terkini | okezone | Selasa, 16 Juni 2026 - 02:05
share

OSLO - Putra dari Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit telah dijatuhi hukuman empat tahun penjara atas tuduhan pemerkosaan. Putusan ini muncul di tengah skandal yang sedang berlangsung terkait hubungan sang putri dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Amerika Serikat (AS), Jeffrey Epstein.

Marius Borg Høiby, 29 tahun, dinyatakan bersalah pada Senin (15/6/2026) oleh Pengadilan Distrik Oslo atas dua tuduhan pemerkosaan, kekerasan dalam rumah tangga, dan beberapa pelanggaran lainnya. Ia dibebaskan dari dua tuduhan pemerkosaan lainnya.

Høiby adalah putra Mette-Marit dari hubungan sebelum ia menikah dengan Putra Mahkota Haakon, pewaris takhta Norwegia, pada 2001. Menurut media Norwegia, ayah Høiby, Morten Borg, juga memiliki masa lalu kriminal dan dihukum karena pelanggaran terkait narkoba pada tahun 1990-an serta dilaporkan berada di penjara sekitar waktu kelahiran Marius.

Meskipun Høiby tidak memegang gelar kerajaan dan tidak menjalankan tugas resmi apa pun, ia dibesarkan di lingkungan kerajaan bersama saudara tirinya. Kedekatannya dengan keluarga kerajaan ini telah menarik perhatian internasional terhadap kasus tersebut.

Dilansir RT, persidangan tersebut telah mengungkap tuduhan penyalahgunaan narkoba, hubungan yang penuh kekerasan, dan pelanggaran seksual, yang bertentangan dengan citra yang selama ini dijunjung tinggi oleh salah satu monarki Eropa yang relatif tenang.

Jaksa penuntut mengatakan Høiby melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan yang sedang tidur atau tidak mampu melawan antara tahun 2018 dan 2024. Salah satu pemerkosaan yang membuatnya dihukum dilaporkan terjadi di ruang bawah tanah Skaugum, kediaman resmi Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit.

 

Pengadilan juga menyatakan dia bersalah atas penganiayaan terhadap mantan pacarnya, penyerangan terhadap pasangan lain, pelanggaran narkoba, dan pelanggaran lalu lintas. Dia membantah tuduhan pemerkosaan sambil mengakui penggunaan kokain dan penyerangan.

Putra Mahkota Haakon telah mencoba menjauhkan keluarga kerajaan dari kasus ini dengan mengatakan bahwa Høiby bukanlah anggota keluarga kerajaan dan bertanggung jawab seperti warga negara Norwegia lainnya.

Skandal ini muncul ketika ibu Høiby, Mette-Marit, terus menghadapi kecaman atas hubungannya yang dekat dengan Jeffrey Epstein. Menurut berkas Epstein, putri mahkota bertukar ratusan email dengan pelaku kejahatan seksual tersebut antara tahun 2011 dan 2014, dan bahkan pernah tinggal di rumahnya di Florida selama empat hari.

Pertukaran tersebut terjadi bertahun-tahun setelah Epstein mengakui telah meminta seorang anak di bawah umur untuk prostitusi.

Korespondensi tersebut, yang bersifat pribadi dan terkadang genit, menunjukkan bahwa hubungan mereka berlangsung jauh lebih lama daripada yang diklaim istana secara publik. Mette-Marit sejak itu meminta maaf atas apa yang disebutnya sebagai penilaian yang buruk, dengan mengatakan bahwa ia seharusnya menyelidiki latar belakang Epstein lebih menyeluruh.

Topik Menarik