Kisah Kutukan Kluivert di Piala Dunia, Sama-Sama Tersingkir Lewat Adu Penalti
KISAH kutukan Kluivert di Piala Dunia menarik untuk diulas. Sebab, mereka sama-sama tersingkir lewat adu penalti!
Nama Kluivert jadi perbincangan lagi usai Timnas Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026. De Oranje takluk 2-3 dari Timnas Maroko via adu penalti di babak 32 besar, Selasa 30 Juni pagi WIB.
1. Adu Penalti
Duel Timnas Belanda vs Timnas Maroko itu sejatinya berakhir dengan skor 1-1 di waktu normal hingga babak tambahan. Alhasil, pemenang harus ditentukan via adu tendangan 12 pas.
Hanya dua algojo Belanda yang berhasil yakni Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst. Sementara, tiga juru tembak Maroko sukses menaklukkan kiper Bart Verbruggen.
2. Justin Kluivert
Yang menarik, salah satu eksekutor yang gagal di pihak Belanda adalah Justin Kluivert. Mendapat giliran kedua, tendangannya malah membentur tiang gawang kendati sudah menipu Yassine Bounou.
Sontak saja, nama Kluivert langsung tenar lagi di kalangan warganet Indonesia. Mereka membawa-bawa masa lalu sang ayah, Patrick Kluivert, yang juga pernah gagal mengeksekusi penalti di turnamen besar.
3. Kalah Adu Penalti
Momen itu sebetulnya terjadi di Euro 2000 atau Piala Eropa. Itu pun, Kluivert gagal menjalankan tugasnya di waktu normal, bukan saat adu penalti, melawan Timnas Italia di semifinal.
Hasilnya memang sama, yakni Timnas Belanda tersingkir via adu penalti. Tapi, Patrick Kluivert sukses menaklukkan Francesco Toldo dari titik 12 pas.
Sedangkan, di Piala Dunia, Kluivert dan Belanda juga kalah via adu penalti tepatnya saat menghadapi Timnas Brasil pada semifinal edisi 1998. Tapi, ia tidak mendapat tugas mengeksekusi tendangan 12 pas.
Itulah kisah kutukan Kluivert di Piala Dunia, sama-sama tersingkir lewat adu penalti. Ayah dan anak itu kini sama-sama jadi sorotan besar.










