Marc Marquez Akui Bakal Tersiksa di MotoGP Jerman 2026 tapi Optimistis
MARC Marquez mengakui bakal kesulitan dari sudut pandang fisik jelang pekan balapan MotoGP Jerman 2026. Tapi, rider Ducati Lenovo itu cukup optimistis karena tata letak sirkuit.
Seri ke-11 MotoGP 2026 akan digelar di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, 10-12 Juli. Lintasan tersebut sering dilabeli sebagai taman bermain buat Marquez.
1. Dominasi
Sebab, pembalap berpaspor Spanyol itu mencatatkan sembilan kemenangan dari 11 kali balapan di sana. Bahkan, tujuh di antaranya dicetak secara beruntun pada 2013-2019.
Bila ditarik lagi ke kelas Moto3 dan Moto2, Marquez bahkan selalu menang di sana dalam kurun 11 musim beruntun. Tidak heran ia kadang dijuluki SachsenKing.
Tapi, jelang pekan balapan ini, Marquez menyebut akan tersiksa dari segi fisik. Untungnya, ada aspek lain yang membuatnya cukup optimistis di Sachsenring.
“Di Sachsenring skenarionya berbeda, dari sudut pandang fisik, saya pasti akan kesulitan. Tapi dari tata letaknya, sirkuit ini membutuhkan energi yang lebih sedikit,” tukas Marquez, dikutip dari Crash, Jumat (10/7/2026).
2. Berlawanan Arah Jarum Jam
Sachsenring memang butuh fisik prima karena lintasannya naik dan turun. Sementara, tikungannya lebih banyak ke kiri ketimbang ke kanan lantaran karakternya berlawanan dengan arah jarum jam.
Hal itu justru menjadi kesukaan Marquez. Ia jadi tidak perlu terbebani dengan bahu kanannya yang belum 100 persen. Lagipula, The Baby Alien memang ahli di sirkuit-sirkuit semacam ini.
“Di Assen (GP Belanda), kami tahu dari awal kami harus menderita, tetapi kami bisa menanganinya dengan baik dan membawa pulang poin penting,” kata Marquez.
“Di Jerman, kami bisa berada tepat di slipstream dari pembalap-pembalap tercepat,” tandasnya.









