Prancis vs Maroko Belum Kick-off, Jurnalis Malah Adu Jotos
Suasana konferensi pers jelang laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Maroko dan Prancis mendadak berubah ricuh setelah dua jurnalis terlibat perkelahian di dalam ruang media. Insiden tersebut membuat sesi wawancara dengan Brahim Diaz terhenti sejenak.
Pemain Real Madrid itu tengah menjawab pertanyaan mengenai mentalitas tim sebelum menghadapi Prancis ketika keributan tiba-tiba pecah di antara awak media. Diaz yang semula berbicara dengan tenang langsung menghentikan jawabannya dan menoleh ke arah kerumunan untuk melihat apa yang terjadi.
Dalam video yang beredar, terdengar seorang jurnalis berteriak kepada rekannya. "Kenapa kamu memukul saya? Kenapa kamu memukul saya? Kamu tidak boleh memukul saya!" teriaknya.
Baca Juga:Prancis vs Maroko: Misi Balas Sejarah
Petugas media yang berada di atas panggung segera berusaha meredakan situasi. "Tuan-tuan, tolong... tenang, tolong," ucapnya mencoba menghentikan pertikaian.Meski sempat dilerai, adu mulut kedua jurnalis masih berlanjut beberapa saat sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan. Selama insiden berlangsung, Diaz tampak kebingungan.
Diaz bahkan sempat tersenyum kecil dan terkekeh melihat kejadian tak terduga tersebut. Setelah konferensi pers kembali kondusif, pemain berusia 26 tahun itu mengaku kehilangan fokus.
Baca Juga:FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026: Integritas Wasit Tak Boleh Diragukan!
"Saya lupa pertanyaannya," ujar Diaz sambil tersenyum, yang langsung disambut tawa para jurnalis di ruangan.
Usai suasana kembali tenang, Diaz melanjutkan jawabannya mengenai kesiapan Maroko menghadapi Prancis. "Kami telah menunjukkan mentalitas yang luar biasa dan membuktikan kemampuan kami sepanjang turnamen ini. Sekarang kami ingin terus melangkah lebih jauh. Kami akan menghadapi pertandingan yang sangat penting dan semua pemain siap memberikan kontribusi demi mencapai target tim," katanya.Diaz juga menyinggung duel spesial melawan rekan setimnya di Real Madrid, Kylian Mbappe, yang akan memimpin lini serang Prancis. "Kylian Mbappe adalah pemain luar biasa dengan kualitas yang sangat tinggi. Besok kami akan bertemu sebagai lawan di lapangan dan kedua tim tentu sama-sama ingin menang. Saya sendiri akan memberikan segalanya untuk membantu Maroko meraih kemenangan," ujarnya.
Baca Juga:Banding Olise Ditolak, FIFA Bikin Prancis Murka
Maroko tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026. Setelah bermain imbang melawan Brasil pada laga pembuka, Singa Atlas sukses mengalahkan Skotlandia dan Haiti untuk lolos ke fase gugur. Mereka kemudian menyingkirkan Belanda lewat adu penalti di babak 32 besar sebelum mengalahkan tuan rumah Kanada pada babak 16 besar.
Kini, Maroko bersiap menghadapi ujian terberatnya saat berjumpa Prancis, salah satu favorit juara, demi memperebutkan satu tiket ke babak semifinal.









