Detik-Detik Penangkapan Peneror Bom SDN Srengseng 15 Jaksel

Detik-Detik Penangkapan Peneror Bom SDN Srengseng 15 Jaksel

Terkini | okezone | Senin, 13 Juli 2026 - 19:49
share

JAKARTA - Pria berinisial MY (34) ditangkap usai mengirimkan pesan teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ini. Pelaku ditangkap di rumahnya.

Dari video yang diterima pada Senin (13/7/2026), Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah ikut hadir dalam penangkapan MY.

Keduanya terlihat menginterogasi pelaku. Kemudian, pelaku menunjukkan ponsel miliknya yang digunakan untuk mengirimkan teror tersebut.

Pelaku kemudian menunjukkan dan mengutak-atik ponselnya. Layar ponsel miliknya terlihat menunjukkan transisi pergantian dua akun WhatsApp.

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menyebutkan, motif pelaku melakukan ancaman itu karena iseng. "Untuk motif dari pelaku, sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," kata Kombes Iman, Senin.

Pihak kepolisian terus mendalami keterangan pelaku, termasuk latar belakangnya. "Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror," ujarnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Sebagai informasi, ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diterima melalui pesan WhatsApp. Ancaman itu dikirimkan saat siswa dan guru tengah melakukan upacara pada hari pertama sekolah setelah libur panjang.

"Laporannya 07.30 tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru liat WA-nya kita langsung datang semuanya Camat Lurah," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, Senin.

Nurma menerangkan, ancaman bom itu dikirimkan melalui pesan pribadi kepada guru dan petugas tata usaha (TU). Pihak kepolisian kemudian langsung mendatangi lokasi. Para siswa dievakuasi keluar dari lingkungan sekolah.

"Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu," ujarnya.

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror sudah melakukan penelusuran dan hasilnya nihil ditemukan bom di lokasi. Namun, penyisiran masih terus dilakukan aparat.

Topik Menarik