Prabowo Cairkan Bantuan Rp31 Triliun, dari Rekening Gratis hingga BSU Rp900.000

Prabowo Cairkan Bantuan Rp31 Triliun, dari Rekening Gratis hingga BSU Rp900.000

Ekonomi | okezone | Rabu, 30 September 2026 - 19:37
share

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sejumlah paket bantuan pemerintah untuk kuartal IV-2026 dengan total anggaran sekitar Rp31 triliun. Bantuan tersebut mencakup rekening gratis, bantuan pangan hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pekerja.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

"Hari ini tadi, rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan program-program, bantuan pemerintah yang disiapkan untuk kuartal keempat," kata Airlangga.

Rekening Gratis

Airlangga mengatakan, salah satu program yang dibahas adalah pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun yang diarahkan kepada masyarakat desil 1 hingga desil 4. Namun, angka penerimanya masih dalam proses pengecekan dengan kementerian terkait.

"Jadi tadi dibahas program untuk di kuartal keempat antara lain pembukaan rekening kepada warga negara yang di atas 17 tahun dan diarahkan pada desil sampai dengan desil 4. Nah nanti angkanya sedang di crosscheck dengan kementerian terkait," ujarnya.

Bantuan Pangan

Selain itu, kata Airlangga, pemerintah menyiapkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram untuk periode tiga bulan. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk desil 1 sampai 4.

"Yang kedua, konfirmasi bantuan pangan yang besarnya 10 kilogram untuk 3 bulan, dan nanti akan diserahkan satu kali untuk Oktober dan Desember. Dan ini diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat. Ini desilnya 1 sampai 4, dan kebutuhan anggarannya kira-kira Rp17 setengah triliun," katanya.

 

BSU Rp900.000

Pemerintah juga kembali memberikan bantuan subsidi upah (BSU) kepada 13,3 juta pekerja. Bantuan diberikan untuk tiga bulan dengan besaran Rp300 ribu per bulan, sehingga totalnya Rp900.000.

"Dan yang ketiga adalah pemerintah akan memberikan lagi bantuan subsidi upah. Di mana bantuan subsidi upah ini diberikan satu kali untuk 3 bulan dan per bulannya sebesar 300 ribu. Dan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp12 triliun," ujarnya.

Airlangga mengatakan, pelaksanaan berbagai bantuan tersebut masih membutuhkan persiapan regulasi. Pemerintah akan menyiapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebelum mengumumkan waktu pemberlakuannya.

"Nanti kita mesti mempersiapkan PMK-nya, menyiapkan yang lain, dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kita bisa umumkan kapan itu berlaku," kata Airlangga.

Ketika ditanya mengenai total anggaran, Airlangga mengatakan pemerintah masih melakukan penghitungan bersama Kementerian Keuangan. "Tadi sudah disebut satu per satu. Nanti anggarannya sedang disisir lagi oleh Menteri Keuangan. kira-kira sih Rp31 triliun," ujarnya.

Topik Menarik