Sempat Unggul, Rachel/Febi Justru Tumbang di Semifinal Orleans Masters 2026, Ini Kata Mereka
ORLEANS, iNews.id - Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum kalah dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, di semifinal Orleans Masters 2026. Mereka menyebut faktor ketegangan dan kegagalan menjaga keunggulan.menjadi penyebab kekalahan.
Rachel/Febi tersingkir setelah kalah dari Sumire Nakade/Miyu Takahashi dengan skor 10-21 dan 20-22 dalam laga di Palais Des Sports, Orleans, Prancis, Sabtu (21/3/2026). Kekalahan ini terasa pahit karena mereka sempat memimpin di gim kedua.
Dalam jalannya pertandingan, Rachel/Febi memang berada di bawah tekanan sejak awal. Mereka tertinggal di gim pertama dan tidak mampu keluar dari permainan cepat yang diterapkan lawan.
Memasuki gim kedua, performa Rachel/Febi meningkat. Dia tampil lebih agresif dan sempat memegang kendali permainan dengan keunggulan 11-7 hingga 16-14.
Namun, momentum tersebut tidak mampu dijaga hingga akhir laga. Pasangan Jepang justru berhasil membalikkan keadaan di poin-poin kritis dan menutup gim kedua dengan skor 22-20.
Akui Tegang dan Sulit Baca Permainan Lawan
3 Rekor yang Bisa Dipecahkan Marc Marquez di MotoGP 2026, Nomor 1 Lebih Hebat dari Valentino Rossi!
Rachel Allesya Rose mengakui dia dan pasangannya bermain dalam kondisi tegang sepanjang pertandingan. Dia juga menyebut lawan yang berstatus pasangan baru memiliki pola permainan yang sulit dibaca.
Dia mengatakan mereka cukup kebingungan menghadapi variasi dan gaya permainan yang berbeda dari biasanya. Selain itu, dia menilai kondisi shuttlecock yang cepat menuntut ketenangan ekstra.
Febi Setianingrum menambahkan lawan tampil dengan banyak variasi serangan. Dia menyebut area depan lapangan dikuasai dengan baik oleh lawan sehingga membuat mereka ragu saat mengembalikan bola.
Dia juga menyoroti kegagalan menjaga keunggulan saat sudah berada di posisi memimpin. Menurut dia, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang di pertandingan berikutnya.
Hasil ini membuat Rachel/Febi harus menghentikan langkah di semifinal Orleans Masters 2026. Evaluasi dari pertandingan ini menjadi penting untuk meningkatkan konsistensi, terutama saat menghadapi tekanan di poin-poin akhir.










