Kandas di Perempatfinal Orleans Masters 2026, Raymond/Joaquin: Jadi Bahan Evaluasi!

Kandas di Perempatfinal Orleans Masters 2026, Raymond/Joaquin: Jadi Bahan Evaluasi!

Olahraga | okezone | Minggu, 22 Maret 2026 - 03:22
share

ORLEANS – Langkah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus terhenti di perempatfinal Orleans Masters 2026 Super 300. Mereka berjanji menjadikan kekalahan itu sebagai bahan evaluasi ke depan.

Raymond/Joaquin ditumpas Christian Faust Kjær/Rasmus Kjæer dengan poin 18-21, 21-12, dan 14-21, di babak perempatfinal. Duel itu berlangsung di Palais Des Sports, Orleans, Prancis, Jumat 20 Maret 2026 malam WIB.

1. Benahi Penampilan

Raymond mengatakan cukup kecewa tidak dapat melaju ke babak semifinal Orleans Masters 2026. Ia berjanji segera membenahi penampilannya di turnamen-turnamen ke depan.

"Puji Tuhan tetap bersyukur menjalani pertandingan dengan lancar dan tanpa cedera. Walau belum diberikan kemenangan," kata Raymond dalam keterangan resmi PBSI, dikutip Minggu (22/3/2026).

"Kuncinya di start gim ketiga, kami terlalu terburu-buru dan tidak tenang. Tidak seperti di gim kedua. Ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan bagaimana menjaga fokus di situasi rubber game," tambah pria berusia 21 tahun itu.

Raymond mengatakan perjalanannya dalam 2026 memang tidak mudah. Hal itu dikarenakan mereka tampil dalam beberapa ajang dan perlu terus meningkatkan kemampuan.

 

"Ketika ikut tiga turnamen begini, kami juga harus cepat beradaptasi dengan perubahan situasi lapangan,” terang Raymond.

“Kami belum bisa cepat menyesuaikan terutama di sini dengan kondisi shuttlecock yang benar-benar berbeda dengan saat All England dan Swiss Open," tukasnya.

2. Kontrol Emosi

Sementara itu, Joaquin mengatakan ke depan harus lihai dalam mengontrol emosi. Hal tersebut agar mereka bisa lebih tenang dalam memainkan skema yang sudah disiapkan.

"Kami harus belajar kontrol emosi. Tidak mudah menjalani tur Eropa yang tiga turnamen ini terutama dari segi menjaga fokus pikirannya. Ini harus dikuatkan lagi," tandas Joaquin.

Topik Menarik