Aprilia Hancurkan Ducati di Brasil, Max Biaggi Angkat Topi
JAKARTA, iNews.id - Max Biaggi dibuat terkejut oleh dominasi Aprilia Racing di MotoGP Brasil 2026 setelah dua pebalapnya menguasai podium teratas. Hasil ini langsung mengguncang peta persaingan awal musim.
Aprilia Racing tampil luar biasa di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil pada Minggu (22/3/2026). Marco Bezzecchi dan Jorge Martin sukses finis di posisi pertama dan kedua.
Kemenangan ganda tersebut menjadi kejutan besar. Keduanya mampu mengungguli para pebalap Ducati yang selama ini dikenal dominan di MotoGP.
Fabio Di Giannantonio yang membela VR46 finis di posisi ketiga. Sementara Marc Marquez dari Ducati Lenovo harus puas di posisi keempat.
Hasil ini mempertegas performa kuat Aprilia Racing di awal musim. Sebelumnya, tim pabrikan Italia itu juga tampil impresif di seri Thailand.
Dominasi di dua seri awal membuat banyak pihak terkejut, termasuk Max Biaggi. Legenda MotoGP asal Italia itu mengaku tidak menyangka melihat hasil tersebut.
Kisah Toprak Razgatlioglu, Pembalap Muslim asal Turki yang Tampil Sebagai Rookie MotoGP 2026
“Saya terkejut melihat Bezzecchi dan Martín untuk pertama kalinya berada di dua posisi teratas klasemen, bukan pada performa motornya,” ucap Biaggi, dikutip dari Motosan, Kamis (26/3/2026).
Ancaman Serius untuk Ducati
Biaggi menilai performa Aprilia Racing di Brasil bukan hal mudah diraih. Dia juga mengingatkan perjalanan musim masih panjang sehingga konsistensi menjadi kunci.
“Di Thailand hampir menjadi ‘hari Aprilia’, dengan empat motor di lima besar, dan di Brasil kejutan double Bezzecchi-Martín setelah Sprint bukan hal yang mudah. Tapi ini baru dua seri, kita tunggu di Texas dan balapan Eropa. Jika konsisten, itu kabar baik bagi kami,” sambungnya.
Dia juga menyoroti potensi rivalitas baru antar pabrikan Italia. Aprilia Racing kini dinilai mampu menantang dominasi Ducati di kelas utama.
“Ini bisa jadi pertama kalinya di kelas utama ada pertarungan antara dua pabrikan Italia, karena sebelumnya Ducati menang dengan mudah,” kata dia.
Menurut Biaggi, kehadiran Aprilia sebagai pesaing serius membuat persaingan semakin menarik. Kondisi ini juga berbeda dari sebelumnya saat Ducati tampil dominan tanpa tekanan berarti.
“Sekarang ada pabrikan Italia lain yang benar-benar kompetitif, jadi persaingan semakin menarik, sementara pabrikan Jepang justru agak tidak terlihat, yang cukup aneh,” pungkas Biaggi.
Awal musim MotoGP 2026 pun langsung menghadirkan dinamika baru. Dominasi Aprilia Racing membuka peluang persaingan lebih ketat di klasemen konstruktor.










