Rismon Sianipar Bakal Revisi Penelitian Ijazah Jokowi: Mungkin Sekitar 700 Halaman
Tersangka kasus pencemaran nama baik dan fitnah ijazah palsu Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rismon Sianipar menegaskan bakal merevisi penelitiannya terkait ijazah Jokowi. Hasil revisi tersebut rencananya akan dibukukan dengan ketebalan mencapai 700 halaman.
"Setelah saya tuntaskan revisi itu, dengan memasukkan variable itu, saya tuntaskan mungkin sekitar 700 halaman, saya akan tuliskan full," kata Rismon di Polda Metro Jaya, Rabu (1/4/2026).
Rismon menjelaskan revisi penelitian ini merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai peneliti. Ia menambahkan, penerbitan buku tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab terhadap Jokowi, Wapres Gibran Rakabuming Raka, serta keluarga besar Jokowi.
Baca juga: Rismon Sianipar Tanda Tangani Restoratif Justice Jokowi dan 3 Pelapor Lainnya
"Jadi pihak-pihak yang nggak mengerti tersebut silahkan aja bernarasi. Tetapi tanggung jawab saya adalah ya memenuhi tanggung jawab saya untuk menuliskan ulang apa sih yang salah dengan apa yang saya tulis sebelumnya di buku JWP terkait dengan resolusi, variable geometry maupun pencahayaan," kata Rismon.Lebih lanjut, ia juga berencana memberikan hasil temuan terbarunya langsung kepada Jokowi apabila mendapat kesempatan. Rismon menegaskan perubahan sikapnya didasari murni oleh penelitian.
"Itu akan saya bukukan dan itu akan saya berikan langsung mungkin ke Pak Jokowi kalau mau menerima kami di Solo maupun kepada pihak-pihak lain yang ingin (mengetahui) kenapa sih Rismon berubah. Jadi memang alasannya, memang fondasinya matematika," pungkasnya.










