Sabet Most Trusted Financial Brands Awards 2026, Bukti PT IIM Kantongi Kepercayaan Publik

Sabet Most Trusted Financial Brands Awards 2026, Bukti PT IIM Kantongi Kepercayaan Publik

Ekonomi | sindonews | Rabu, 8 April 2026 - 18:22
share

PT Insight Investments Management (PT IIM) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dalam ajang Most Trusted Financial Brands Awards 2026. Acara penganugerahan tersebut diselenggarakan di Mezzanine Ballroom, Hotel Aryaduta, Jakarta pada Selasa 31 Maret 2026.

Dalam ajang tersebut, PT IIM berhasil meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 pada kategori Manajer Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap. Pengakuan ini diberikan kepada PT IIM karena dinilai berhasil membangun dan menjaga kepercayaan publik melalui kinerja, integritas, serta kualitas layanan yang konsisten.

Pencapaian ini menjadi salah satu tolok ukur penting bagi masyarakat dalam memilih institusi keuangan yang terpercaya sekaligus mencerminkan komitmen PT IIM dalam menghadirkan produk investasi yang kredibel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan investor.

Most Trusted Financial Brands Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang bertujuan untuk mendorong industri keuangan di Indonesia agar terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi produk. Penilaian penghargaan ini dilakukan melalui survei yang melibatkan 13.000 responden berusia 18 hingga 56 tahun dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, menggunakan metode multistage random sampling.

Baca Juga: Meneropong Market Outlook 2026 dan Strategi Investasi Reksa Dana

Hasil survei kemudian diproses melalui validasi ketat oleh tim Infovesta dan InvestorTrust guna memastikan bahwa penerima penghargaan benar-benar memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi di mata publik.

Direktur PT IIM, Ria M Warganda menyampaikan, apresiasi atas penghargaan tersebut, serta berterima kasih kepada investor dan mitra distribusi atas kepercayaan yang diberikan kepada PT IIM.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan PT IIM dan bentuk kepercayaan seluruh investor dan mitra distribusi yang telah diberikan dan berjalan bersama kami hingga hari ini. Tidak hanya dalam menghasilkan kinerja yang baik, tetapi juga dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai dengan komitmen PT IIM, Transforming Investment into Social Impact. Hal ini karena seluruh produk Reksa Dana PT IIM memiliki fitur kontribusi sosial,” ujar Ria dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2026).

Ria menambahkan bahwa PT IIM sangat bersyukur mendapatkan penghargaan dalam kategori Reksa Dana Pendapatan Tetap. Ini sejalan dengan pertumbuhan dana kelolaan industri reksa dana sepanjang tahun 2025, khususnya pada segmen reksa dana pendapatan tetap.

Berdasarkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) - Desember 2025, total dana kelolaan industri reksa dana Indonesia (tidak termasuk KPD) mencapai Rp703,26 triliun per akhir Desember 2025. Meningkat sekitar 32 dari Rp533,06 triliun per akhir Desember 2024.

Dalam periode tersebut, reksa dana pendapatan tetap mencatat pertumbuhan tertinggi berkisar 65 dalam satu tahun dengan total dana kelolaan mencapai Rp241,97 triliun. Capaian ini menegaskan bahwa reksa dana pendapatan tetap menjadi salah satu pilihan utama investor, terutama di tengah kondisi pasar yang dinamis, didukung oleh kinerja historis yang relatif stabil serta potensi imbal hasil yang kompetitif.“Sepanjang tahun 2025, reksa dana pendapatan tetap terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap industri reksa dana, sekaligus menjadi salah satu pilihan utama investor di tengah ketidakpastian ekonomi, karena didukung oleh kinerja historis yang relatif stabil serta potensi imbal hasil yang kompetitif,” jelas Ria.

Melalui pencapaian ini, PT IIM berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai manajer investasi terpercaya sekaligus berkontribusi dalam mendorong perkembangan industri keuangan nasional yang sehat dan berkelanjutan.

Pertumbuhan jumlah investor ritel di Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Mengacu pada data yang sama dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Desember 2025, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat mencapai 20.347.147.

Dari jumlah tersebut, komposisi investor masih didominasi oleh investor individu yang mencapai 99,73, sementara investor institusi hanya sekitar 0,27. Secara lebih rinci, jumlah investor individu tercatat sebanyak 20.292.599 pada Desember 2025, meningkat dari 14.826.867 pada Desember 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan investor pasar modal indonesia masih ditopang oleh meningkatnya partisipasi investor ritel.

Baca Juga: Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang

Ria menyampaikan bahwa tren ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional. Pencapaian tersebut juga menjadi momentum bagi perusahaan untuk semakin memperkuat perannya di tengah pertumbuhan jumlah investor ritel di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam investasi menunjukkan semakin tingginya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi jangka panjang.

“Merespons pertumbuhan investor ritel, PT IIM terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra distribusi guna memastikan produk reksa dana Insight dapat diakses lebih luas oleh masyarakat. PT IIM juga berkomitmen menghadirkan solusi investasi yang inovatif dan mudah diakses melalui aplikasi InvestasiIN," terang dia.

"Sebagai aplikasi yang menghadirkan kontribusi sosial dalam investasi, InvestasiIN tidak hanya memudahkan transaksi reksa dana secara digital, tetapi juga memungkinkan investor berpartisipasi dalam kegiatan sosial,” tuturnya.

“Pertumbuhan investor ritel di Indonesia membuka peluang besar bagi industri pengelolaan investasi untuk menghadirkan produk yang semakin inovatif dan mudah diakses. PT IIM berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi investasi yang relevan dengan kebutuhan investor ritel sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat,” sambung Ria.

Selain jumlah yang terus meningkat, karakteristik investor ritel di Indonesia juga mengalami perubahan. Investor baru umumnya lebih digital savvy, semakin sadar terhadap risiko investasi, serta mulai memprioritaskan diversifikasi portofolio dalam mengelola aset mereka.

Mereka juga cenderung mencari kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi investasi melalui aplikasi digital.Seiring dengan meningkatnya partisipasi investor ritel tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap produk investasi yang tidak hanya memberikan potensi imbal hasil, tetapi juga relevan dengan tujuan keuangan tertentu semakin meningkat.Untuk itu, PT IIM menghadirkan program investasi melalui produk Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) yang dirancang untuk memberikan alternatif investasi yang sesuai dengan profil risiko investor, khususnya bagi investor dengan profil risiko moderat.

Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) memiliki rekam jejak panjang yang relatif stabil sejak diluncurkannya pada tahun 2005. Produk ini menjadi solusi investasi yang kompetitif dan selaras dengan nilai kebermanfaatan jangka panjang bagi investor maupun bagi sesama yang membutuhkan.

Hingga Februari 2026, investor telah membantu memberangkatkan 1.349 jemaah melaksanakan ibadah haji dan umrah melalui penyisihan dana infaq haji produk Reksa Dana Insight Haji Syariah. Para jemaah yang diberangkatkan merupakan masyarakat terpilih dengan keterbatasan finansial/pra-sejahtera namun mempunyai impact positif terhadap masyarakat dan lingkungan masing-masing. Berdasarkan Fund Fact Sheet per akhir Februari 2026, Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) mencerminkan performa yang positif dan menunjukkan kinerja historis yang solid. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2005, I-Hajj Syariah Fund telah mencatatkan pertumbuhan kumulatif sebesar 460,47.

Capaian ini mencerminkan konsistensi pengelolaan portofolio dalam jangka panjang serta kemampuan produk dalam memberikan nilai tambah bagi investor. Kinerja tersebut juga sejalan dengan tren meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi syariah yang tidak hanya memberikan potensi imbal hasil, tetapi juga selaras dengan prinsip investasi berbasis syariah. Dengan rekam jejak kinerja yang panjang, produk ini menjadi salah satu alternatif bagi investor yang ingin merencanakan tujuan keuangan jangka menengah hingga panjang.

Agar investasi lebih terarah, reksa dana dapat menjadi salah satu pilihan karena dikelola secara profesional oleh manajer investasi serta ditempatkan pada berbagai instrumen keuangan sehingga portofolionya menjadi lebih terdiversifikasi. Selain diakses melalui berbagai mitra distribusi yang telah bekerja sama dengan PT IIM, investor dapat berinvestasi melalui aplikasi investasiIN.

Topik Menarik