Usai Kim Se-ui Ditangkap, Kim Soo-hyun Tuntut Garo Sero Institute Ditutup Permanen

Usai Kim Se-ui Ditangkap, Kim Soo-hyun Tuntut Garo Sero Institute Ditutup Permanen

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 3 Juni 2026 - 14:11
share

Meski sosok yang dituding menyebarkan fitnah terhadap dirinya telah ditangkap, perjuangan Kim Soo-hyun belum berakhir. Aktor ternama Korea Selatan itu kini mengambil langkah hukum lanjutan dengan meminta kanal YouTube Garo Sero Institute dihapus permanen demi menghentikan penyebaran konten yang dinilai merusak reputasinya.

Hal itu karena Kim Se-ui merupakan CEO dari kanal kanal YouTube tersebut. Meskipun Kim Se-ui telah ditangkap, pihak Kim Soo-hyun menilai persoalan tersebut belum berakhir.

Pihak Kim Soo-hyun khawatir konten serupa masih bisa diproduksi dan disebarkan meskipun pendirinya saat ini telah ditahan. Kanal YouTube itu dinilai berpotensi membuka ruang bagi penyebaran informasi yang dianggap merugikan sang aktor.

Baca Juga : Jaksa Ajukan Surat Penangkapan untuk Kim Se-ui yang Diduga Memfitnah Kim Soo-hyun

Karena itu, penghapusan kanal dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kasus serupa terulang kembali. Adapun Kim Se-ui telah ditangkap pada akhir Mei 2026. Ia menjadi tersangka setelah Garo Sero Institute menyebarkan tuduhan kepada Kim Soo-hyun. Di mana Kim Soo-hyun disebut menjalin hubungan dengan mendiang aktris Kim Sae-ron saat masih di bawah umur.

Namun hasil penyelidikan kepolisian menyebut tuduhan tersebut tidak terbukti. Polisi juga menyatakan sejumlah bukti yang beredar, termasuk percakapan KakaoTalk dan rekaman suara diduga telah dimanipulasi oleh Kim Se-ui.

Baca Juga : Rayakan Ultah ke-38, Kim Soo-hyun Donasikan Rp523 Juta untuk Korea Heart Foundation

Selain proses pidana, Kim Soo-hyun juga masih melanjutkan gugatan perdata terhadap Kim Se-ui. Nilai gugatan yang sebelumnya mencapai 12 miliar won kini kabarnya akan ditambah.

Sementara itu penyebar fitnah terhadap dirinya telah ditangkap, Kim Soo-hyun tetap harus memperbaiki namanya yang tercemar. Untuk itu pihaknya berupaya mencegah berbagai platform digital yang berusaha mencemarkan nama baiknya.

Topik Menarik