SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS

SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS

Ekonomi | sindonews | Jum'at, 12 Juni 2026 - 21:30
share

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur, sebagai bagian dari strategi memperluas pasar internasional dan memperkuat daya saing industri semen nasional di tengah kondisi kelebihan kapasitas industri domestik. Fasilitas tersebut akan menjadi basis utama ekspansi ekspor SIG, khususnya ke pasar Amerika Serikat (AS).

"Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa," ujar Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga:Laba SIG Melonjak 88,7 di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar

Fasilitas ekspor yang memiliki kapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun itu dikembangkan melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Melalui kolaborasi tersebut, SIG menargetkan ekspor sekitar 450 ribu metrik ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap sepanjang 2026.

Menurut Indrieffouny, transformasi bisnis yang dijalankan SIG tidak hanya berfokus pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kontribusi pasar ekspor guna memperluas sumber pertumbuhan dan meningkatkan utilisasi kapasitas produksi.

Ia menilai langkah ekspansi global menjadi penting mengingat industri semen nasional saat ini menghadapi tantangan kelebihan pasokan. Karena itu, pelaku usaha dituntut terus berinovasi dan menjalankan strategi yang mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Fasilitas ekspor di Tuban dilengkapi berbagai teknologi modern untuk menunjang efisiensi operasional. Terminal berkapasitas hingga 50.000 deadweight ton (DWT) tersebut didukung tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam yang memungkinkan pengiriman semen curah langsung dari pabrik ke kapal di dermaga.

Baca Juga:Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru SIG

Sementara itu, fasilitas produksi terdiri atas blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo masing-masing berkapasitas 18.000 ton. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung proses produksi dan distribusi yang lebih efisien serta berkelanjutan.

Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan, mengatakan peresmian fasilitas ekspor tersebut merupakan awal dari upaya yang lebih besar untuk memperluas pasar internasional. Menurutnya, kualitas produk dan efisiensi operasional harus terus ditingkatkan agar SIG mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri semen global.

Topik Menarik