Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT

Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:29
share

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menegaskan pentingnya menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi di wilayah Indonesia Timur guna mendukung aktivitas ekonomi serta konektivitas antardaerah. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan kerja ke sejumlah fasilitas operasional Pertamina di Kupang, Nusa Tenggara Timur. "Kelancaran pasokan di hulu adalah kunci utama kelangsungan pelayanan di hilir," kata Mochamad Iriawan

Dalam kunjungan kerja tersebut, Iwan Bule meninjau sejumlah sarana dan fasilitas operasi Pertamina, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Timor Raya Oesapa, Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari, hingga Integrated Terminal Tenau. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses bisnis dan distribusi energi berjalan optimal tanpa hambatan.

Baca Juga:Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi

Di SPBU Oesapa, Iriawan memeriksa kesiapan fasilitas pelayanan sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap masukan terkait kualitas layanan dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pelayanan yang baik kepada konsumen menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Pertamina.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke AFT El Tari untuk memastikan keandalan pasokan avtur bagi sektor penerbangan. Pertamina menilai kelancaran distribusi bahan bakar pesawat memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan seperti NTT.

Sementara itu, di Integrated Terminal Tenau yang menjadi pusat distribusi energi untuk wilayah Timor dan sekitarnya, Iriawan meninjau pusat kendali operasi, kesiapan tangki timbun, serta fasilitas dermaga bongkar muat BBM. Ia menegaskan bahwa keterlambatan pasokan sekecil apa pun dapat memicu gangguan distribusi hingga berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker

Selain memastikan ketahanan energi, Iriawan juga menekankan pentingnya penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap aktivitas operasional. Seluruh pekerja diminta mematuhi Corporate Life Saving Rules (CLSR) dan aktif mengingatkan rekan kerja apabila menemukan kondisi maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Sebagai bagian dari pengujian kesiapsiagaan, Komut Pertamina turut menyaksikan simulasi penanggulangan kebakaran yang dilakukan personel Integrated Terminal Tenau. Simulasi tersebut menunjukkan kesiapan tim dalam menghadapi kondisi darurat guna menjaga keamanan fasilitas energi nasional sekaligus memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.

Topik Menarik