Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi

Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi

Nasional | sindonews | Minggu, 28 Juni 2026 - 12:53
share

Presiden Prabowo Subianto menyambut usulan para rektor dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) agar BUMN mengalokasikan sebagian laba perusahaan untuk mendanai riset dan inovasi. Menurut dia, gagasan tersebut dapat dijalankan seiring membaiknya kinerja BUMN di bawah pengelolaan Danantara. Hal ini disampaikan Prabowo dalam Penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026). Baca juga: Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor-Guru Besar di Istana, Bahas Apa?

Prabowo menyampaikan salah satu usulan dari para peserta yang hadir. Usulan tersebut merupakan masukan yang baik dan akan ditindaklanjuti pemerintah. “Tadi juga usul sektor industri, biaya riset, diusulkan agar tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset dan untuk riset ya, inovasi. Ini bagus usul, masalahnya BUMN ini ada labanya nggak? Sekarang mulai ada. Terima kasih Danantara mana itu? Ya terima kasih,” ungkapnya. Prabowo berkelakar mengenai penampilan para pejabat Danantara. Penampilan mereka kian mengalami perubahan bekerja keras membangun badan bentukannya.

Pemerintah saat ini tengah membenahi tata kelola BUMN agar lebih efisien dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Dia menilai langkah penataan tersebut dilakukan dengan mengurangi jumlah BUMN yang dinilai tidak efektif. “Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertibkan,” ucapnya.

Lebih dari 1.000 BUMN yang pernah ada, pemerintah telah menutup lebih dari 200 perusahaan. Ke depan, jumlah BUMN ditargetkan tersisa sekitar 250 perusahaan. Prabowo menilai penyederhanaan jumlah BUMN diperlukan untuk memangkas beban organisasi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan negara. “Bayangkan lebih dari 750 kita tutup, 750 dirut, 750 direksi kali empat atau kali lima, 750 komisaris kali sepuluh. Overheadnya kayak apa, gajinya kayak apa saudara-saudara. Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung hanya bayar overhead,” katanya. Prabowo menargetkan proses penataan tersebut rampung tahun ini. Dalam dua tahun pemerintah ingin mewujudkan BUMN yang lebih efisien, transparan, dan bekerja untuk kepentingan rakyat.

Topik Menarik